Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Anak seumuran Doni dapat semurah hati itu pada temannya. "Kita harus ngapain, ya?" tanya Nisa. "Ngapain?" Iman justru balik bertanya. "Iya. Kita harus usaha apa biar jangan begini terus. Nggak punya uang terus." "Ngapain?" Iman malah mengulang pertanyaan Nisa. Ia juga bingung harus mengerjakan apa. Servis mobil hanya dapat sesekali dikerjakannya. Ia sudah terkalu lelah bila mengerjakannya setiap hari. Mungkin karena usianya yang sudah setengah abad.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Read
+Library
PIL KB MILIK IBU MERTUA

PIL KB MILIK IBU MERTUA

Kata sederhana itu, tiba-tiba menjadi sulit untuk dicerna. "Kita sudahi membahas masalah ini, hanya untuk sementara waktu saja." Naira menjelaskan dengan kalimat utuh. "Aku lelah dan aku yakin, kamu juga lelah, Mas. Sebaiknya kita tidur dulu." Tanpa menunggu respon dari Anggara, Naira berbalik dan melangkah lebih dalam ke rumah baru itu. "Oh, eh iya, Nai. Memang sebaiknya kita istirahat dulu," ucap Anggara.
1024.4K viewsOngoingAdded to Library 585 Times as nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Read
+Library
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

“Katanya, sih, Kak gejalanya kayak masuk angin gitu. Mak, kan kemarin itu puasa pas hari senen. Langsung minum teh anget, terus mual kayak asam lambung gitu.” Mang Engkus mencolek lengan Nisha yang berjarak dengannya karena ada Efa di tengah mereka. “Kamu masuk sana, gih. Ketemu dulu sama Mak. Gantian sama Bapak. Sebentar lagi juga keluarga besar mau ke sini.” Nisha mengangguk. Dia pun menitipkan tasnya pada Ana. “Pak,” panggil Nisha pelan pada Mahmud yang terus menggenggam tangan kanan Mariya. “Gantian, Pak. Istirahat dulu di luar.”
105.4K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Di sana suara hewan-hewan buas menjadi penghias keadaan malam. “Safa, aku harap kamu tidak terlalu lelah untuk mengikuti musyawarah besar nanti malam.” Ujar Nai yang kini tengah berbagi pengalaman dengan Safa. Safa berkata, “Aku rasa aku lebih dari kuat hanya sekadar untuk mengikuti musyawarah. Hei, Nai, di bumi musyawarah panjang itu adalah sebuah hal biasa, yang kami bingungkan adalah cara menjalankannya. Di bumi, semua peraturan dibuat dengan musyawarah. Tapi, dari kami tidak banyak yang bisa menjalankannya. Kami terlalu banyak bicara, kami terlalu banyak berteori. Dan semoga, setelah aku pulang dari kulstar nanti, aku bisa menjadi manusia yang berkepribadian seperti kebanyakan manusia ya
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status