Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Kakak Tiri Yang Posesif

Dua Kakak Tiri Yang Posesif

gumam Sonia pelan. Karena kini semuanya mulai masuk akal. Kurang tidur. Terlalu banyak pikiran. Ditambah tubuh yang sudah kelelahan karena magang. Tidak heran jika akhirnya demam. “Kita ke UKS.” “Tidak mau.” “Naresa.” “Aku masih bisa kerja.” “Kamu bahkan tidak kuat berdiri lama.” “Aku kuat.” Baru saja Naresa mengatakan itu.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Naira mengingatkan lagi satu hal penting. "Gue kayaknya mau resign aja deh, Nai." "Kenapa?" Nissa mengedikan bahu. "Udah nggak betah sama lingkungannya. Juga ... udah keenakan rebahan. Jadi nanti, lo tolong biayain gue ya, Nai." "Sialan! Lo kata gue sugar mommy lo!" Naira melempar bantal sofa ke arah Nissa. Namun tidak keras dan masih bisa di tangkap Nissa dengan gampang.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Istri Warisan Sahabat

Istri Warisan Sahabat

kata Nafeeza, merasa lelah dan tak tahu harus berbuat apa. "Ayo aku temani. Aku bingung sama acara yang dibuat Mama. Jika tahu, hanya acara kumpul bareng teman-teman beliau lebih baik tadi aku nggak pulang," keluh Arnaf sambil berjalan mengiringi langkah Nafeeza ke kursi yang dimaksud. Gadis dengan gamis motif polkadot warna hitam putih itu, hanya menanggapi keluhan si pria dengan senyuman. Ada kesamaan rasa yang mereka alami saat ini. Terasing di tengah keramaian.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan

Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan

Noah terengah-engah saat bertanya, "Ashley, kenapa kamu nggak pulang? Telepon juga nggak diangkat. Aku hampir gila cari kamu." Ashley menjawab datar, "Aku kira hari ini kamu nggak pulang." Hanya satu kalimat, tetapi cukup untuk membuat hati Noah dipenuhi rasa bersalah. "Ashley, maaf .... Belakangan ini perusahaan lagi sibuk banget. Begitu semuanya kelar, aku akan luangin waktu buat kamu."
8.348.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Cinta Pertamaku, Suami Orang

Cinta Pertamaku, Suami Orang

“Aku gak tahu lagi harus gimana, capek banget mengerjakan semuanya hanya sendiri aja, belum lagi tugas sekolah dan kampus, wajar kan kalau badanku jadi kurus kering begini? Beneran lelah fisik dan bathinnya. Hik hik hik.” Nisa terus saja bersunut-sungut berbicara kepada seseorang melalui sambungan telephone, dan Reza kini hanya melihat saja di depan pintu, ya, ia menyaksikan istrinya menangis kepada orang lain, mengeluh karena kelelahan, lalu pergi lagi meninggalkan Nisa, Reza pergi keluar rumah, entah ke mana. [“Sabar aja, Nis. Kamu harus sabar, lakukan semua pekerjaan itu karena Allah, ikhlas juga, gak perlu begini,”] balas seseorang di ujung sana, ya orang itu tak lain adalah Dani.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
MEETING YOU

MEETING YOU

lanjut Nyonya Zanna. Tuan Raksa menganggukkan kepalanya dan mengecup kening istrinya. Di sisi lain, Dareen tengah duduk bersama Nafeesa di taman rumah sakit. Sedangkan Nathan tengah bersama Fatih, Kevin dan Fikri. "Kenapa untuk kita bersatu sangat sulit? Kenapa sayang?" Tanya Dareen. "Ini ujian dari Tuhan, jadi kita harus bersabar dan berusaha menyelesaikan semua masalah yang diberikan Tuhan pada kita. Jangan pernah menyerah ya, aku akan selalu ada buat Mas kok," ujar Nafeesa.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Bukan gengsi, tetapi Fafa tidak ingin membuat teman-temannya jauh lebih kawatir dari sebelumnya. Pergolakan yang baru saja terjadi dalam jiwanya membuat Fafa lapar, begitu pula dengan yang lainnya. Satu orang yang paling memperlihatkan ekspresi laparnya, yaitu Naga, Ia memang paling ‘amit-amit’ soal urusan makan, tetapi meskipun porsi makan Naga banyak badannya tetap segitu-segitu saja. Lain dengan Ocha selalu kawatir dengan berat badan hingga Ia harus menjaga pola makannya secara teratur. Dunia memang terkadang tidak adil. “Apa yang akan kita makan? Kita tidak punya bekal apapun saat ini?” tanya Atha.
731 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
5 Tahun Setelah Bercerai

5 Tahun Setelah Bercerai

Usia yang sudah tidak lagi muda, membuat Najwa sering merasa kelelahan. "Aturan tadi nggak usah ngerjain semuanya. Kan, udah ada Mbok Rah sama Semi. Mama tinggal duduk aja, nunjuk ini itu, beres," ujar Dafa seraya memijat kaki istrinya. "Nggak bisa, Pa. Kamu tau sendiri istrimu gimana. Mana bisa aku diem, sementara kerjaan masih banyak gitu," ujar Najwa membela diri.
10126.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

tanya papa Dinda. "Ye kalah dong aku! Wong keluarga kami mah bukan kaum pewaris, Besan! Aku dan Hasan mah kaum perintis," kata Bu Nafis mengikuti gaya dan trend anak muda sekarang. "Susah memang jika berdebat dengan orang yang tong kosong nyaring bunyinya, bodoh," ejek Papa Dinda.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Oncom Milik Ustadz

Oncom Milik Ustadz

"Emang enggak apa-apa?" "Enggak santai aja. Ayo kita masuk, Aa juga kurang tidur, 'kan?" Naufal menganggukkan kepalanya lucu karena memang matanya cukup berat. Setelah membereskan bagian depan tenda mereka masuk ke dalamnya untuk beristirahat. Malam ini entah bangun atau tidak untuk melaksanakan sholat sunnah, karena biasanya Naufal akan bablas sampai subuh jika sudah terlalu lelah. Satu bulan terakhir laki-laki itu memang cukup sibuk mengurus banyak hal apalagi jika akan mulai pelulusan karena banyak sekali yang harus ia urus.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai nafas ngos ngosan dan mudah lelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status