Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAHAR TANPA CINTA

MAHAR TANPA CINTA

puji Nisha mencoba membangkitkan rasa percaya diri Naffa. “Really?” kata Nayaka sambil mendongak ke wajah Nisha. Sejak bertanya pada Naffa, memang Nayaka berjongkok dengan ujung telapak kakinya agar dia sejajar dengan gadis kecil itu. “Hi, what's your name?” tanya Nayaka, dia bertanya pertanyaan standar. “My name Naffa,” jawab Naffa dengan pelan tapi belum menerima uluran tangan Nayaka.
10748 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 25 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

Takdir Sendanu memang bukan bersama Dara. Harus berjalan lebih cepat dari biasanya tentu membuat Nana kesusahan. Dia terlambat bangun karena badannya pegal-pegal. Tidak ada yang membangunkan karena seisi panti mengira Nana sedang libur kuliah. Padahal Nana ada kuliah pagi jam delapan. Dia masih di dalam bus sedang perkuliahan tak menunggu selama itu. Nana terus merapal doa di dalam hati, semoga tidak telat.
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 179 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Nafkah Istri Pertama

Nafkah Istri Pertama

Tanpa berpikir lagi Arsyad menekan tombol hijau. Panggilan pertama tidak diangkat. Keadaan itu semakin membuat Arsyad merasa dipermainkan. Namun Arsyad belum menyerah. Kembali ia mencoba untuk menghubungi istrinya. Tidak lama kemudian. "Halo ada apa lagi, Pa?" Suara Naura terdengar malas. "Naura cepat katakan padaku, di mana kamu sekarang?" Arsyad berucap tak sabaran.
10225.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.1K Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

Sembari Yusnanto mengambil sarung pinjaman dari tangan si bapak, dan menitipkan tasnya, sambil membantu menutup warung untuk sementara, lalu kembali membukanya setelah selesai salat. Sepanjang salat berjalan, Yusnia terus saja menangis. Sudah berusaha untuk menghentikan tangisan, tetapi membuatnya malah semakin terisak. Ini salat pertama yang dia jalani selama puluhan tahun tidak lagi menjalankannya. Bahkan salat perayaan hari besar pun tidak pernah dia ikuti.
1037.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Suami Pengawal Nona Muda

Suami Pengawal Nona Muda

Atau jangan-jangan… pria itu terlalu jujur mengenai isi benaknya? “Apa maksudmu, huh?” Gemi tidak bisa lagi menyembunyikan rautnya yang merona malu karena diserang dengan kalimat pengakuan itu. “Kamu menyukaiku? Bagaimana bisa—” “Empat September tujuh tahun lalu, waktu Nona Gemi mendaftar sebagai murid baru di SMA Renjana Dwirga, saya melihat Nona untuk pertama kalinya dan langsung jatuh cinta.” Nakula memotongnya lagi. Gemi melotot terkejut, dan Nakula melanjutkan, “Nona mengenakan blus formal berwarna merah dan rok hitam di atas lutut, sambil membawa tas besar berisi berkas dan bekal makan. Pukul satu siang, tas Nona tertinggal di kantin sekolah, jadi saya mengantarkan tas itu kepada Nona
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

"Aku tidak tahu apakah aku memiliki moral dan etika yang pantas untuk melakukan tanggung jawab besar sebagai seorang ibu baptis. Aku seorang bibi nakal yang suka menyembunyikan film dewasa dan membeli minuman keras saat aku masih remaja." Lily tertawa. "Secara mentalitas kita melakukan hal itu terutama sebelum kau menjadi seorang ibu." "Kami harus bisa membiarkan Rafa melewati masa magangnya di tempat kerjanya sebelum kami berpikir masalah anak." Kata Paula. Lily kembali ber-makeup. sedangkan Paula memandang lurus ke arah rambut Lily. "Apa yang lakukan? Kau kehilangan ikat rambut?"
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Misteri Di Balik Pernikahan Safiyya

Misteri Di Balik Pernikahan Safiyya

Mata Safiyya memanas. "Maaf karena kami me-" Safiyya tak melanjutkan bicara ketika Nafis tiba-tiba berlari menuju ke ranjang ayahnya. Dan langsung naik ke atas tempat tidur. "Tante, Tante kenapa menindih Papa Nafis, Pergi!" seru Nafis sambil menjambak rambut Anna sekuat tenaga. Tindakan itu membuat Anna berteriak kesakitan.
9.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 258 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

Bahkan baju yang dia kenakan sama persis ketika dia berangkat kerja pagi tadi. [Mir, kamu baik-baik saja] kembali, pesan beruntun dari Nadia memenuhi jendela notifikasi handphoneku. [Iya, aku baik-baik saja, Nad. Terimakasih infonya] Besoknya aku sengaja menunggu di depan sekolah yang Nadia maksud. Berbekal alamat yang Nadia kirim melalui pesan singkat. Hatiku bergemuruh melihat pemandangan yang ada di depanku. Terlihat Bang Fahmi menggandeng mesra anak SMA itu masuk ke dalam mobil.
9.627.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 568 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
NODA DI MALAM PERTAMA

NODA DI MALAM PERTAMA

Selembar kertas berwarna putih itu memperlihatkan nama pasien, serta tes kehamilan yang memang benar. Tubuh Nissa gemetar saking ketakutan pada kakaknya yang menatapnya dengan tajam, tangannya mengepal, seperti adanya kemarahan yang terpendam. "Mama kecewa sama kamu, Nak!" Nina menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Dengan siapa kamu berbuat?" tanya Rissa lagi mencoba mendesak Nissa.
11.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 333 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Apa hati mereka memang benar-benar tertaut sekarang? Diraih tidur untuk membersihkan minuman yang blepotan di mulut, dan kaos tipisnya yang terkena percikan. Kaos itu belum bersih sempurna. Namun, Ghaza sudah sangat tak sabar melihat detail notif tersebut. Diklik notif atas nama Alhesa. Akun tersebut meminta pertemanan. Jantung Ghaza berdebum tak menentu. 'Apa gadis itu memiliki perasaan yang sama?'
1023.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 913 Beses bilang nafas pertama
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status