Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Bab 57 Tak Seindah Malam Pertama (Talak) Ibnu memilih duduk di teras. Menunggu dengan gelisah. Entah sudah berapa puluh kali ia mencoba menghubungi Maya melalui seluler, tapi tetap saja jawabannya sama. "Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar service area. Silahkan coba beberapa saat lagi!"
9.38.8K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as nafas pertama
Read
+Library
Nala dan Mas Juragan

Nala dan Mas Juragan

Nala masih berdiri di sana, memandangi kepulan tipis debu dari ban motor Hanggara dengan perasaan yang seolah melayang. Setelah motor Hanggara benar-benar menghilang, ia berlari kembali ke teras, meraih ponsel yang sedari tadi tergeletak di atas meja. Jemarinya dengan lincah menari di sebuah aplikasi video pendek, mengetikkan beberapa kata di papan pencarian: Rekomendasi outfit buat first date. *** Tbc. harusnya second date ngga sih, Nal? yg pertama kan soto date
10842 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as nafas pertama
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Mata semua orang tertuju pada ponsel Rafasya yang membuka laman resmi pengumuman hasil seleksi. Nayaka berdiri di samping ayahnya, tangannya dingin, jantungnya berdegup kencang. Kania menggenggam tangan Nayaka erat, sementara Narendra hanya berdiri di sudut ruangan, menyilangkan tangan, menatap dengan wajah datar. Klik. Halaman terbuka. Rafasya menarik napas panjang dan membaca keras-keras: “Urutan pertama Nayaka Arshavira Rafasya.”
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as nafas pertama
Read
+Library
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Rafael menggoda “Rafael!” Nayla mencubit lengannya cepat. Pria itu tertawa pelan, puas berhasil menggoda Nayla sampai pipinya memerah. Tidak lama kemudian, pesawat mulai taxiing. Nayla memegang sabuk pengaman kuat-kuat. Rafaelmemperhatikan, lalu menyentuh tangan Nayla. “Takut?” tanyanya. “Bukan takut… cuma baru pertama kali naik first class.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as nafas pertama
Read
+Library
Mengejar Cinta Ustadz Galak

Mengejar Cinta Ustadz Galak

“Jika Nona perhatikan, di aturan itu langsung ke peraturan nomor dua, tidak tertulis aturan pertama. Karena aturan pertama seharusnya semua orang sudah tahu. bahkan warga-warga sekitar pesantren pun tahu.” “Memangnya apa isi aturan pertama?” “Isi aturan pertama itu adalah-“ Nisa menjeda kalimatnya demi memberikan kesan dramatis, “Jangan pernah sekalipun membuat ‘dia’ marah.” “Kenapa?” tanya Nayla setelah akhirnya paham siapa ‘dia’ yang dimaksud. “Karena kalau sampai ada yang berani membuat ‘dia’ marah, orang itu tak akan pernah hidup damai di pesantren ini. SE-LA-MA-NYA!” ujarnya dengan mata melotot dan menekankan kata terakhir.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as nafas pertama
Read
+Library
Istri Manis Tuan Jicko

Istri Manis Tuan Jicko

Belum berubah. “Yang mulai pertama siapa, Ra? Aku penasaran." Tasya menyinggung. Pembahasan masih tentang malam pertama tapi tidak di malam pertama menikahnya. Ameera menjawab ragu, “Ehm ..., dia.” Mata Nisa melotot, “Aw, serius? Dia yang inisiatif?”
105.4K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as nafas pertama
Read
+Library
Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

"Oke. Mulai dari pasal pertama." Ia mulai mengetik ‘Pasal 1’. Nathan berhenti. "Pasal satu isinya apa?" Ia kembali menghapus tulisan itu. "Coba yang mudah." Beberapa detik kemudian ia mengetik lagi ‘Pihak Pertama dan Pihak Kedua’. Nathan mengangguk pelan. "Nah, ini benar." Belum sampai sepuluh detik… ia kembali berhenti.
10660 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as nafas pertama
Read
+Library
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

"Siapa yang ingin menjadi orang pertama yang dihajar hari ini?" Nada suaranya penuh ejekan. Melihat tantangan itu, Naufal langsung melangkah maju tanpa ragu. Namun sebelum ia sempat berbicara, sebuah tangan menahan bahunya. Nadira menggelengkan kepala dengan ekspresi serius. "Jangan." Naufal menoleh dengan cemas. "Tapi Pemimpin—"
107.1K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as nafas pertama
Read
+Library
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Membuat Bara mengerutkan kening. "Hey. Ada apa? Kalian sembunyiin apa dari Papa?" tanya Bara lembut. Ia pun duduk di atas ranjang, ditengah-tengah Nathan dan Nala. "Ngomong," ucap Nathan pelan seraya menyenggol lengan Nala. "Kakak aja. Kakak kan lebih tua," sahut Nala. "Kamu ngerti istilah lady first gak? Jadi cewek duluan lah," kata Nathan pada Nala. Ia tak mau bicara duluan.
9.8340.1K viewsCompletedAdded to Library 7.8K Times as nafas pertama
Read
+Library
Krim Cupcake Penuh Cinta

Krim Cupcake Penuh Cinta

tanya Nandea masih tidak percaya. "Ya, dan besok adalah kencan pertama kami. Sebenarnya aku sedikit gugup, kamu kan tahu sendiri jika aku tidak pernah berkencan dengan lelaki sebelumnya," ujar Nala. Nandea manggut-manggut, dia memahami ucapan kakaknya. Memang benar apa yang dikatakan, Nala tidak pernah menjalin hubungan spesial dengan laki-laki lain selama ini. Semua yang dilakukan Nala hanya di rumah, beraktivitas di luar, dan melakukan pekerjaan kantor.
664 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as nafas pertama
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status