Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

Bab 4. WULANSARI Ki Dalang Suryo, ayah Narendra menatap dengan sorot mata kebingungan saat putranya meminta restu padanya untuk menikahi Wulansari, putri dari Ki Sudarma seorang dalang yang dulu sangat terkenal, namun sudah beberapa tahun terakhir seolah telah mengasingkan diri, karena sudah sangat lama tak lagi terdengar penampilannya membawakan kisah perwayangan.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah

Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah

Si botak kembali melenguh kesakitan, giginya banyak yang terlepas, dan Sadewa merasa sangat puas sudah melampiaskan amarahnya. Dengan mobil kijang, pria yang bernama Prasetyo itu, Sadewa dan ketiga kawannya memanggil dengan sebutan Om Pras, mengajak ke rumahnya yang juga tidak jauh dari jembatan fly-over tersebut, tetapi lebih ke Utara, tepat pinggir laut Utara Jawa.
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Kini, giliran dia yang menyalami tanganku tanpa menghiraukan cebikan kesal Nakula. "Hai, Hanna? Gue Sadewa, just call me ... Dewa!" ujarnya sambil memainkan alis tebalnya turun naik. Kalo Nakula berambut cokelat ikal, maka Sadewa ini rambutnya cokelat lurus. Duh, kalo gini sih gampang banget bedainnya. Biar pun mukanya sama, tapi penampilannya yang berbeda.
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 739 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

tegur Mira dengan dahi berkerut, memperhatikan pria itu meletakkan sendok perak yang mengkilap dan baru ke atas piring dessert-nya. Sadewa mengangguk kaku, sorot matanya lurus tak bisa dibaca. "Iya, jatuh." "Wah, tumben banget. Aneh. Padahal seumur-umur aku kenal dan kerja bareng kamu, seorang CEO Sadewa Sagara yang over-perfeksionis dan kaku ini mana pernah ceroboh ngejatuhin alat makan sembarangan di meja. Ada yang lagi dipikirin berat ya, Bos?" ledek Nakula ikut tertawa geli menggoda kakaknya.
783 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Primordial memiliki dua Putra yaitu, Long Tian dan Long Zhan. Mereka berdua adalah para Dewa Naga jenius yang paling berbakat. Namun, demi memperebutkan takhta ras naga, kedua Putra Dewa Naga Primordial itu berselisih dan bertarung secara terbuka dan diam-diam selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, pada hari pemilihan takhta ras naga, Long Tian kalah karena niat jahatnya. Adik laki-lakinya, Long Zhan, berhasil menjadi Dewa Naga berikutnya.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

***Sang Dewi *** Jiwa Jaka Lelana naik ke atas langit, lalu menyatu ke dalam tubuh sesosok dewa tampan yang sedang tertidur di Taman Asamaradahana. Tak lain, dia adalah Putra Mahkota Istana Agnicaya, yaitu Mandala.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga

sahut Darmawangsa. "Raja yang tidak tahu diri! Sudah diberi kesempatan, malahan menolak! Jangan bilang kalau aku ini kejam!" seru Shankara yang masih berada di atas naga Nagendra. "Ck! Begitu saja sudah merasa hebat sekali kau, Shankara! Sudah kukatakan kalau kamu tidak ada apa-apanya dibandingkan Mahasura!" "Kamu juga menghiananti Mahasura dengan memberinya informasi yang salah untuk kematiannya ... Cuih! Sekarang kamu memuja-muja Pendekar Dewa Naga ini?"
9.8120.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai nakula sadewa wayang
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
JP
Pendekar Dewa Naga mulai update normal ya sobat readers. Terima kasih masih setia mengikuti perjalanan Mahasura untuk menjadi ahli bela diri terhebat. Vote dan komentar dari sobat readers sangat membantu meningkatkan semngat untuk lebih baik lagii dalam berkarya.
Baca Semua Ulasan
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

"Tapi sebelum dia pergi, dia berkata dalam waktu sepuluh tahun aku harus datang kesana menemuinya." Paman Ma mengangguk perlahan, tampak sedang memikirkan sesuatu lalu berkata, "Apakah kamu tau bahwa kerajaan naga langit itu sangat luas. Jika tidak ada petunjuk pasti itu sama seperti berjalan tanpa arah di hamparan gurun pasir." "Tentu saja aku tahu." Wilson Xia mengangguk, "Guruku memintaku untuk datang ke sebuah sekte bernama sekte pedang surgawi."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Kebangkitan sang Dewa Naga

Kebangkitan sang Dewa Naga

Neil pun berjalan cepat meninggalkan kerumunan, namun perlahan terdengar panggilan. "Neil!" "Sahada?" gumam Neil dengan dingin. Meskipun mereka termasuk empat talenta hebat, persaingan tak pernah berhenti. "Neil, tiga hari lagi kita akan memasuki Lembah Pedang Naga. Sudah siapkah kau?" tanya Sahada, meski suaranya menyimpan sedikit keengganan.
8.828.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Dewa Beladiri Pengguncang Langit

“Lalu kenapa? Kultivasi Kak Cong sudah mencapai Alam Penempaan Tubuh tingkat enam. Di antara generasi kita, selain mereka yang masuk sekte, dialah yang terkuat.” Para murid Keluarga Yi berbisik-bisik di bawah panggung, membicarakan tantangan Yi Chen terhadap Yi Cong. Di tribun atas, para tetua Keluarga Yi dan beberapa orang dari Keluarga Sun telah duduk. Sun Rou’er juga berada di sana, dengan ekspresi polos khasnya, tersenyum pada siapa pun yang dilihatnya. “Tenang semuanya.”
596 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status