Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebatas Pernikahan Bisnis

Sebatas Pernikahan Bisnis

Dan Sadewa menatap Chayra dengan curiga. “Hai, bro!” seru Sadewa bersalaman ala-ala, dengan berjabat tangan serta menyentuh bahu. Tubuh Sadewa yang lebih tinggi membuat mereka terlihat tidak seimbang. “Hai, Mas Dewa.” “Baiklah, kalian main bersama disana, ya.” Kayla menyuruh Nakula bermain bersama Chayra dan Sadewa. Sementara Raina hanya mengikuti sang ibu karena usianya yang masih terlalu dini untuk bermain di playground.
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 866 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

Kedua pria itu saling berhadapan, seperti dua gunung yang siap bertabrakan. “Kamu memang berhati mulia, Zhou Shen,” Adheswara melunak sejenak, namun nadanya segera kembali tegas. “Tapi aku juga tidak bisa dihalangi. Penduduk Nirvana Eden memerlukan Nagarium untuk hidup!”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

tanya Harun dengan menatap wajah laki-laki tua itu tanpa berkedip. Laki-laki sepuh itu tersenyum sumringah kepadanya, mengangguk-angguk pelan, dan berkata “Benar, calon pewarisku, akulah Eyang Jabal Wening. Apakah engkau sudah siap untuk menerima ilmu yang akan Eyang turunkan?” “Te-tentu, Eyang ….” Lagi-lagi Eyang Jabal Wening tersenyum, mengangguk pelan, dan merentangkan kedua tangannya.
686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Kakak Bram Nindia telah menikah dan tinggal bersama suaminya di luar kota. Keluarga Bram termasuk keluarga yang religius. Namun, entah kabar angin dari mana, Nenek dan Kakak ayah Bram terkenal sebagai keluarga yang suka gonta ganti pasangan. Jika Bram terlihat agak mesum, yang terobsesi dengan wanita yang lebih matang, mungkin itu sedikit keturunan dari sang nenek dan pamannya. "Buruan mandi. Setelah itu salat Magrib lalu makan bersama. Ayahmu ingin mengenang kebersamaan kita hari ini dengan makan bersama. Besok jadi ke Kalimantan 'kan?"
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Di balik kaca besar penthouse itu, lampu-lampu kota Warsawa berpendar seperti permata yang berserakan, namun tak satu pun dari keindahan itu mampu menghangatkan hatinya. Ia mengepalkan tangan di saku celananya, lalu bergumam dengan suara yang teramat getir, “Pria tua itu benar-benar bajingan paling kejam di dunia. Dia tidak akan pernah membiarkan darah dagingnya sendiri sukses.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Peti mati itu beratnya sekitar 100 kg, tapi pria itu bisa membawanya hanya dengan satu tangan dengan mudah. Pria itu tidak lain adalah Chandra, Jenderal Naga penakluk Gurun Selatan. Sekarang dia adalah suaminya Nova dan sudah menjadi bagian dari keluarga Kurniawan, makanya dia memakai topeng agar tidak tidak dikenali, serta tidak menimbulkan kerepotan bagi keluarga Kurniawan. Duak!
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70.9K kali sebagai nakula sadewa wayang
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

tanya Pras tak habis pikir, "apalagi prianya seorang duda lagi." Wika terkekeh, "peduli setan dengan itu semua pak Pras. Memang kenapa kalau bertamu ke rumah seorang pria duda tu—dewasa?" lagi, hampir saja Wika keceplosan ingin mengatai Pras tua. "Ya, kamu pikir sajalah sendiri. Itu terlihat baik tidak menurut pandangan orang lain?"
9.7145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

"Lihat nih, Om. Sakit ...." "Om punya mantra agar Nanga tidak sakit lagi." "Om gak bohong?" tanya Kenanga dengan wajah polos dan matanya yang bulat terlihat bersinar. "Mana mungkin Om bohong," balas Saga lalu meniup kulit Kenanga yang terlihat memerah. "pain ... pain fly a way ...." Saga mengucapkan mantra dan seketika Kenanga merasa dirinya terhipnotis. Wajah Saga terlihat tampan di matanya.
9.9143.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Nilakandi

Nilakandi

cerca Diwana bertubi-tubi membuat Nana kebingungan, Diwana menjeda beberapa saat kemudian melanjutkan, "Kita mulai dari kamu. Kamu siapa?” Nana berpikir beberapa saat, sambil meletakkan kompres pada tangan kanan Kandi yang tak dipegang Diwana, ia lalu bersuara. “Aku Nalakuna, saksi hidup sebagian masa lalu kelam Nilakandi atau yang biasa aku panggil Kai. Aku tahu Kakak baik, karena Kai percaya sama Kakak. Jadi aku akan cerita sedikit tentang hidupnya yang menurutku Kak Diwana perlu tahu," mulai Nana dengan nada bicara yang benar-benar serius.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

tanya Keano. “Oh, itu makanan khas Jawa Tengah daerah Pekalongan-Batang. Nasi lauknya megono, megono itu Nangka muda diurap. Di sebelah warung Tegal itu orang Batang, siapa tahu bisa membuatkan,” tutur lelaki itu. Keano seperti mendapatkan berkah. Satu botol air mineral itu diberi dua puluh ribu, tanpa mendapat kembalian. Keano berjalan ke rumah makan tersebut. “Bu, maaf beli nasi megono,” ucap Keano.
9.7213.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai nakula sadewa wayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status