Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 9 "Mau kemana, Nduk?" Tanya ibu khawatir. Aku mengusap air mata dengan punggung tangan. "Dinara mau ngekost, Bu. Bukan karena Dinara mau ngelawan sama Ibu, atau karena ngiri Ibu lebih sayang sama cucu dan menantu Ibu. Bukan! Tapi, Nara rasa, Nara butuh tempat untuk menyendiri. Nara ... Nara tak tega melihat Ibu kecapekan. Melihat ibu repot dengan pekerjaan yang tak ada habisnya. Tapi, Nara tak berdaya. Nara tak seperti mbak Ulya yang punya uang banyak untuk membayar jasa orang lain. Atau memberi upah pada mertuanya sendiri. Maafkan Nara, Bu. Kalau ibu menerima upah untuk membayar uang kuliah Nara, Nara tak bisa terima," sakit sekali dada ini saat berkata seperti itu.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 640 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU

Seorang lelaki setengah baya dengan setelan hitam, menunduk hormat pada Ibu. "Permisi, saya asisten Tuan Wisnu, diutus untuk menjemput Nyonya Ana dan Nona Bella pulang." Ibu menoleh padaku, tampak keterkejutan di matanya. "Tapi, kami mau pesan kendaraan online saja." "Tidak, Nyonya. Tuan Wisnu berpesan agar saya mengantar Nyonya dan Nona Bella sampai rumah dengan selamat."
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 479 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Tambah Dewi, Sadewa tidak tahu apa yang di imajinasi kan Ibunya. Dewi meminta Sadewa memmcuci sayuran dan beberapa daging, saling berbagi pekerjaa, sambil melanjutkan obrolan. "Kalian udah besar, jadi Ibu paham apa yang kalian alami," Sadewa membatin, apakah Ibunya tahu kalau dia punya hubungan yang buruk dengan Sadewa? Jika harus dijelaskan, Sadewa sendiri menganggap Nakula sangat rumit.
10632 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

jawab Rania sambil merapikan kembali rambutnya yang berantakan ulah Nakula. Di ujung meja, Sadewa meletakkan cangkir kopinya ke atas tatakan dengan bunyi denting pelan, namun sukses membuat semua orang menoleh ke arahnya. Ia mematikan layar tablet, lalu berdiri dengan gerakan elegan. "Aku berangkat dulu, Bun," pamit Sadewa dengan suara baritonnya yang berat. Ia mencium punggung tangan Bundanya dengan takzim.
764 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Kini, giliran dia yang menyalami tanganku tanpa menghiraukan cebikan kesal Nakula. "Hai, Hanna? Gue Sadewa, just call me ... Dewa!" ujarnya sambil memainkan alis tebalnya turun naik. Kalo Nakula berambut cokelat ikal, maka Sadewa ini rambutnya cokelat lurus. Duh, kalo gini sih gampang banget bedainnya. Biar pun mukanya sama, tapi penampilannya yang berbeda.
1030.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Mas Duda Nyebelin

Mas Duda Nyebelin

Menghabiskan waktu berdua dengan Yuna seperti ini membuat suasana menjadi canggung dan tak nyaman. "Aku mau berterima kasih sama kamu, makasih karena kamu sudah menjadi Ayah yang baik untuk Keenan. Keputusanku saat itu memang tepat, Keenan akan menjadi anak yang lebih baik dan hebat jika di rawat denganmu dari pada aku." ucap Yuna, ia mengusap air matanya sebelum kembali berbicara, "Maaf karena aku seakan lepas dari tanggung jawabku sebagai Ibu, walaupun kita sudah pisah, tapi gak seharusnya aku pergi gitu aja sampai Keenan gak kenal Ibu nya sama sekali. Aku minta maaf, Keenan... Aku memang bukan Ibu yang baik untuk Keenan." tangis Yuna langsung pecah, ia terisak begitu kencang sampai tidak
9.8325.5K viewsCompletedAdded to Library 6.5K Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

PoV Nia Dugaanku benar, kami belum bisa lepas dari urusan Salsabila dan keluarganya, saat kami hendak mengambil surat kelulusan Butet, Ucok menelepon supaya surat milik Salsa diambil juga. "Cok, ngapain lah kau urusi Salsa, ayahnya saja gak peduli," kataku protes.
9.8582.8K viewsCompletedAdded to Library 16.9K Times as ibunya nakula sadewa
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Ibu Muda Anak Mas Duda

Ibu Muda Anak Mas Duda

“Tenang aja, Nak. Awalnya memang begitu, lama-lama juga kamu bakal terbiasa. Ibu dulu juga gitu. Awalnya malu-malu, eh, lama-lama malah… mual-mual! Hahaha.” Sebelum Naya bisa merespons, suara Rini, adik ipar Raka, tiba-tiba memecah percakapan. “Eh, ini lagi ngomongin apa sih? Kok kayaknya aku nggak ngerti. Aku kan masih lugu!” celetuknya sambil sibuk melayani Chelly dan Gio, yang sedang berebut mainan. “Heleh, sok lugu! Aku tahu soal wikwik itu ya dari kamu, Rin!” sahut Yuni, adik Raka yang lain, sambil tertawa kecil.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Aura keibuan Citra Dewi yang berbalut syal bulu mewah itu mendadak terasa sepadat dinding beton yang siap meruntuhkan ego mereka. Jangankan membalas, untuk sekadar mengembuskan napas dengan keras pun kedua pria perkasa itu mendadak tidak punya nyali. Melihat sang ibu yang tampak begitu murka, Sadewa tidak ingin membuang kesempatan. "Lihat sendiri kan bagaimana angkuhnya anak kesayangan Ibu?" lapor Sadewa, sembari menunjuk Juna..
103.7K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

________ Silvi berkunjung ke rumah Ibunya di sana ia juga bertemu dengan Nadia. "Mbak,,kenapa belum transfer uang padaku?" tanya Nadia cemberut ketika melihat Silvi datang. " Iya nih Sil, kamu juga tidak membalas wa kami lagi," timpal Ibunya. "Maaf ya Bu, Nadia. M-banking terblokir dan otomatis aku juga tidak bisa mengambil uang dari mesin ATM," ujar Silvi meminta maaf dan menghenyakkan bolongnya di sofa.
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ibunya nakula sadewa
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status