Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
NAJENDRA

NAJENDRA

jawab Najendra. Malam ini Najendra sedang melakukan ritual tanpa sepengetahuan Dukun Jaka maupun Intan. Dibimbing oleh si Keris Sakti, mereka memulai ritual untuk memanggil jiwa yang memiliki kepala itu. Tidak lain dan tidak bukan adalah Wira si Pengembara Liar. Mereka kemudian mengucapkan kalimat asing dengan mata terpejam, tak lama setelah itu muncul satu jiwa yang kemudian membentuk tubuh serta parasnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Haha " Minta minum dong Rin " " Nih " " Hp ku dong Rin tolong " " Nihhh " Vina adalah orang yang sangat simple. Sangking simple nya kemana-mana gak pernah bawa tas, selalu di titipkan ke tas ku. Dan yang lebih parah lagi dia gak pernah peduli sama penampilan nya. Menurutnya yang penting tertutup dan tidak lecek walaupun warnanya tidak senada. Ya, vina adalah duta menyetrika baju. Setiap pagi dia akan menyetrika baju nya yang sudah disetrika sampai tidak ada lecek sedikitpun. Tapi itulah yang aku suka dari vina, orang nya apa adanya dan tidak pernah mengada-ada.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

ucap orang-orang bertudung yang tadi menyamar sebagai pelayan butik. Pria yang tadinya dipaggil Lord Atlan itu menyeringai seram, “Mana naga itu masih sempurna, rencanaku berjalan dengan lancar” Keesokkan harinya, Malam yang cerah, cuaca sempurna untuk berpesta. Langit nampak indah dengan para bintang yang menemani, walau tidak ada rembulan mereka masih mampu bersinar dengan cahaya mereka sendiri.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

“Bintang, perempuan kayak Purnama tuh banyak, gak usah khawatir. Bahkan kamu bisa dapet yang lebih dari 118 Purnama. Lagian bapaknya Purnama udah menghina kamu kayak gitu. Masa kamu dipukulin pake sandal,” “Aku juga males dateng, bapaknya Purnama pasti ada di sana.” “Kalo gitu gak usah dateng, selesai perkara.” ***
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Arsha, Niskala, Rhea dan Rawa sudah berkumpul sejak pukul sepuluh pagi, rasa hangat dari cahaya mentari telah menyelimuti permukaan kulit mereka nyaris di setiap inci. Empat buah tanda nama berukuran tiga puluh kali sepuluh sentimeter yang terbuat dari potongan kardus telah selesai mereka rangkai, tanda nama pertama bertuliskan Antariksha Bumisakti dan nama jurusan tanpa sedikit pun hiasan. Tanda nama kedua dihiasi gambar cangkang kerang berwarna kebiruan milik Niskala Kirani Alnair. Sebuah emotikon senyum menghiasi tanda nama ketiga milik Rhea Ananditha, sementara tanda nama terakhir yang dipenuhi gambar ikan dan terumbu karang berbagai warna di tiap sudutnya adalah milik seorang pemuda ber
9.93.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

tunjuk ibu Hasnah yang membuat Tenri sujud bersimpuh di kaki ibunya. “Maak … maafkan Tenri, Mak … ampuni Tenri. Tenri tidak bisa kawin sama Faisal, Saya yakin kalo mas Tyo yang lebih baik untuk Tenri. Ampuni saya Maak ….” Tenri tunduk mencium kaki ibunya sambil menangis tersedu-sedu. Tyo pun duduk berlutut di samping Tenri, wegdes ibu Hasnah meluncur dengan keras hingga membuat pipi Tyo menjadi memar.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
ARSHAKA

ARSHAKA

Jawab mereka kompak. ****** Arshaka, salah satu most wanted di SMA Garuda Indonesia. Punya banyak fans yang selalu kasih hadiah untuk dirinya setiap harinya. Walaupun semua orang tahu gimana brengseknya Arshaka sebagai laki-laki, tapi ketampanannya memang gak pernah berbohong sama sekali. Suka main perempuan, kasar dan suka berbuat onar. Gak ada satupun guru yang tidak hafal dengan sifat Arshaka dan gak ada satupun hukuman yang belum pernah dirasakan oleh Arshaka.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jentralah yang angkat bicara untuk Sriti. "Hai Jentra Kenanga. Kedudukanmu sebagai Panglima sandi Medang tidaklah sebanding denganku, apa hakmu menyuruhku untuk memungut perempuan bebal ini dalam perlindunganku. Betul dia adalah orang yang kugunakan untuk mendapatkan Mustika Udarati. Tetapi sejauh ini dia selalu gagal, maka apa gunanya perempuan ini bagiku. Katakan pada Wiku Sasodara untuk melemparkannya saja ke jurang yang dalam itu."Teriak Nagarjuna marah mendengar kata-kata Jentra dan dengan sekali merapalkan mantra Nagarjuna telah memegang tombak pendek di tangannya. Tombak itu bernama Taksakaraga sebuah pusaka yang terkenal sangat ampuh dan mampu untuk menghabisi siapa saja. "Apa maksu
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
BUKAN IPAR SEMBARANGAN

BUKAN IPAR SEMBARANGAN

Aku menatap Mas Wisnu. “Kalau dari maps sih, betul.” Dia pun memeriksa kembali layar ponselnya. Aku bergegas turun. Lalu mengucap salam. Muncul seorang perempuan berusia mungkin sekitar tiga puluh tahunan. Aku pun mengutarakan maksud kedatanganku yaitu untuk menemui Bi Narti. “Ibu bekerja jadi ART, Mbak. Dia kerja di kota. Jadi gak ada di rumah.”
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
Nista Pembawa Nikmat

Nista Pembawa Nikmat

Beda lagi dengan si Ari sesampainya di rumah dia langsung masuk kamar, mama dan adiknya lagi nonton televisi, dan Ayah lagi sedang ada tamu, terus si kecil Intan melihat kakaknya datang langsung manggil-manggil. "Kak Ayi. Kak Ayi ...." seru Intan yang masih belum bisa membunyikan suara huruf R, maklum dia masih umur 3 tahu setengah, merasa gak dijawab panggilannya Intan pun terus turun dari pangkuan ibunya dan membuntuti kakaknya hingga masuk ke kamar, dari tempat nonton televisi mama Nurul mendengar suara tawa Intan yang di goda oleh kakaknya. "Ri ... Ari ...." panggil mama Nurul.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai narti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status