Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bercinta dengan Naga

Bercinta dengan Naga

kata Bratindra yang semakin mendekat. Ia mencium bibir Latu yang sudah terpojok di sudut kamar. Ia memegang bibir gadis itu, mengusap dengan dua jarinya. Ia membiarkan gadis itu tergiur dengan sentuhannya. Latu membiarkan jari-jari Bratindra menjelajahi tubuhnya, ia pun tak sadar jika dia melahap jari Bratindra seolah sedang makan buah manis dari pinggir sungai. Kakinya yang kuat lagi berdiri segera terkulai. Tangan Bratindra memandu tubuh Latu berbaring di lantai. Otaknya masih berjalan, ia tak mau orang di luar mendengar suara dipan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

Ciuman yang di rasakan oleh Nara saat ini begitu dalam dan juga sedikit kasar, sedikit lebih liar dari yang telah didapatkannya selama ini. Mungkin karena Juna memang sudah terlalu lama menahan diri dan juga hasratnya. Menjadikan Nara begitu kewalahan dan nyaris kehabisan nafasnya. Seiring dengan ciuman yang beradu semakin liar, tangan Arjuna juga mulai bergerak dan tak tinggal diam.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

"Ciuman nggak akan bikin hamil." "Maksudnya, kalau ciuman kita berujung ke hal lain. Sepertinya Mas menginginkannya... Nara... Nara belum pernah pacaran, dan Mas adalah laki-laki yang pertama kali mencium Nara. Tapi Nara juga nggak polos-polos banget. Nara tahu gimana ekspresi laki-laki saat menginginkan lebih. Nara sering melihatnya di club, saat cowok-cowok itu menginginkan sesuatu dari pacar atau kenalan mereka. Nara udah biasa lihat orang pacaran sampai ciuman panas lalu biasanya mereka nyari pojokan, toilet, atau ke ruang karaoke untuk bisa melanjutkan aksi mesum mereka."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Rencananya dengan Devian ternyata berjalan begitu sangat mulus dan bahkan tanpa ada hambatan sama sekali. "Cium aku lagi, baru aku percaya," ucap Nathan. Cup! Sebuah kecupan langsung Aruna daratkan di atas pipi sang suami. Nathan tersenyum puas, ia lalu memegang kedua pipi Aruna dengan lembut dan melakukan apa yang tadi Aruna lakukan padanya. Kali ini lebih lama dari yang tadi, ia juga mulai mengubah posisinya hingga Aruna kini terbaring di atas ranjang dan ia berada di atasnya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Ciumannya turun merajalela, Jemarinya naik ke rambut Arjuna, mencengkram erat. “Mas—” desah Naura, menatap suaminya yang sudah kembali naik ke atas dengan senyuman menawan. “Teruskan.” Arjuna tersenyum smirk, mundur dan turun dari ranjang membuat Naura manyun, melepas celana juga boxernya dan melemparnya begitu saja, membuat Naura langsung menutup wajahnya, malu sendiri. “Perlahan-lahan, sayangku.” Arjuna kembali berada di atasnya, menarik tangannya dari wajah, kembali turun menciumnya.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Ciuman yang menegaskan kepemilikan. Lucien melenguh rendah. Tangannya merambat ke pinggang Nayaka, menariknya hingga tubuh mereka rapat. Hangatnya kulit Lucien terasa menembus gaun tipis Nayaka. Ciuman mereka berubah dalam. Saling menuntut. Di antara ciuman itu, jari Nayaka menelusup ke rambut Lucien, mencengkeramnya. Semua yang ia tahan selama ini luruh di sana. Amarah seorang Nayaka. Cinta seorang Aurora.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Ciuman itu seperti pelampiasan dari sebuah protes sebelumnya. “Jadi menurutmu… sentuhanku kaku?” gumam Pram, suaranya rendah pun tajam, tangan kirinya kini mulai membelai kulit mulus Bitha—di bagian leher hingga tulang selangka yang terbuka di balik potongan tali spageti itu. “Kita lihat seberapa jauh kekakuan itu bisa membuatmu bergetar.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!

Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!

Ciuman itu bukan kelembutan—itu luapan dari marah, rindu, dan rasa bersalah yang tak bisa ia jelaskan. Madeline menegang di bawahnya. Jemarinya mencoba menolak, tapi Marcus menahan kedua tangannya di sisi kepala. Napas mereka saling bertubrukan, getir dan getir lagi. “Berhenti…” bisiknya di sela napas yang nyaris habis. Tapi suaranya terlalu pelan, kalah oleh degup yang menggila di dada mereka berdua. Marcus mendekat, menunduk di sisi telinganya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai naruto ciuman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status