Terjebak Cinta Terlarang
Tudung saji aku buka dan meraih piring dan kutaruh dihadapan Bapak, Ibu dan Mas Reno, lalu mengisinya dengan nasi goreng dan tempe goreng.
Bapak, Ibu dan Mas Reno menikmati sarapan nasi goreng buatanku dengan lahap.
"Tambah lagi Ren, gak usah malu! Anggap saja rumah orang lain," ujar Bapak bercanda.
Aku dan Ibu maupun Mas Reno tertawa mendengar gurauan Bapak.
"Bapak ini hehehe," aku protes sambil terkekeh.
"Iya Pak, terima kasih," jawab Mas Reno lembut.