Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
Sekar menarik napas, menyesap udara dalam-dalam, lalu kembali menyapa pendengar.
“Kadang… rumah itu bisa jadi panggung. Tempat dua perempuan bermain peran yang sama—mencintai, merawat, dan berharap dicintai balik. Tapi naskahnya tidak pernah sama. Dan sayangnya, tidak ada sutradara untuk memberi aba-aba siapa yang lebih dulu bicara.”
Ia menoleh ke layar, lalu tersenyum kecil. Masih banyak pesan masuk. Tapi satu di antaranya membuat matanya terdiam lebih lama.