Hasrat dan Dendam Mafia Kejam
Ia menjambak rambutnya, berdiri di tengah serpihan baja dan kayu hangus, seperti raja yang menyaksikan kerajaannya dilumat api neraka.
Asap mengepul dari tanah yang masih menyimpan bara, seakan mengejeknya—seorang pria yang mengaku penguasa, kini tak lebih dari bayang-bayang kehancuran.
“Kau terlalu gegabah, Mark,” ucap Nick, yang berdiri tak jauh dari sana, wajahnya teduh namun tajam, seperti pedang yang belum dihunus.
“Kau sudah membangunkan raksasa bernama Felix—dan raksasa itu kini mengamuk karena kau menyentuh hartanya yang paling berharga.”
Hot Chapters