Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrak Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Kontrak Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Nyaris saja Nerissa keceplosan memanggil Naven dengan sebutan ‘pak’. “Hai, aku Evan.” Evan mengulurkan tangannya pada Naven. Naven sebenarnya malas. Namun, dia tidak bisa menunjukkannya. “Naven.” Naven segera memperkenalkan dirinya. Evan langsung buru-buru beralih pada Nerissa. “Senang bertemu kamu di sini, tapi sepertinya aku tidak bisa mengobrol terlalu lama karena aku ada pekerjaan.”
9.8121.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
EVANESCENT

EVANESCENT

kata Naras dengan santai. “Haishh. Untung sayang. Jangan kemana-mana, aku otw.” Setelah panggilan dari Livya berakhir, Naras kembali menikmati secangkir cappucino yang ia pesan sembari menatap pejalan kaki yang lalu lalang di trotoar. Tiba-tiba tubuhnya membeku dan gerakannya terhenti. Ia melihat sesosok laki-laki dengan jas hitam sedang tersenyum pada nenek penjual buah di seberang. Tak lama kemudian laki-laki itu masuk ke dalam mobil sport berwarna silver dan pergi.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
Revansha

Revansha

seorang siswi menyapanya dengan tampak sok manis andalannya. "Pagi." Evan hanya membalasnya dengan tersenyum. Ya, Evan mungkin tidak setenar cowok-cowok di dunia novel remaja. Namun, senyum pada parasnya yang tampan mampu membuat para siswi terhipnotis. Untung saja, senyuman Evan tidak membuat diabetes. Di meja paling pojok, tepat di depan stand Bi Entin, sudah ada Emil dan Elang yang masih menikmati sarapannya dengan khidmat.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfan memarahiku >> Di aula akademi Arkenus tuan Arfan sedang memperkenalkan sistem belajar di akademi itu dan apa saja yang akan mereka pelajari. Tuan Arfan menunjukan sebuah kertas tentang tingkatan militer dari yang paling tinggi sampai tingkat dasar. -Jendral = tingkat militer paling tinggi di kerajaan ini -Letnan -Mayor -Kapten -Prajurit satu -Prajurit dua
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

jawab raccel tersenyum sangat manis "raccel apa kamu ingat wajah ibumu? atau darimana kamu berasal?" ucap dinar "aku tidak ingat sama sekali wajah ibuku apalagi darimana aku berasal, tapi kamu tau tidak saat aku memasukkan sebagian kakiku kelaut kaki ku serasa berdenyut seperti akan mengeluarkan sesuatu, aku rasa mungkin aku berasal dari laut" ucap raccel serius
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
NAJENDRA

NAJENDRA

Api menyembur bagai lava dari gunung, panasnya luar biasa. “Kalau kau benar bahwa kita berdua itu sama, seharusnya kau tahu aku ini bukan orang yang mudah tertipu.” Wajah tanpa ekspresi terlihat lebih menakutkan dibandingkan ekspresi marahnya. Najendra turun dan menapaki jalan berkerak itu, sambil menatap lalu menyentuh celah di antara kerak, dia memikirkan sesuatu.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Sebuah senyum manis dihadiahkan Vena untuk Izzah. "Ini tadi, aku buat susu hangat spesial loh untuk Mbak Izzah," ucap Vena lagi sambil memberikan nampan berisi segelas susu putih. "Ini tadi yang buat siapa? Kamu atau pelayan?" tanya Izzah tanpa mau menerima nampan itu. "Aku dong, spesial buat Mbak Izzah, pokoknya," ucap Vena. "Oh, pantesan, kamu toh yang buat. Mangkanya salah, aku itu, nggak suka sama sekali dengan susu warna putih, aku sukanya coklat. Nyium baunya saja, aku biasanya sudah mual.
30.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 768 kali sebagai nevan
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

"Serius?" Danar mengangguk dengan mata yang masih lekat menatapku. Aku paham sekali sifat Danar yang tidak suka grusak-grusuk, yang selalu memikirkan konsep dengan matang baru eksekusi. Segala tindakannya yang terarah dan terstruktur membuat kepribadiannya terbentuk dengan sistematis. Meski agak kaku, tapi ada hal-hal yang menguntungkan memiliki kepribadian seperti itu. Contohnya saat ini, diskusi tentang pernikahan.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai nevan
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status