Diary Dira
Mencoba mengeluarkan rasa sesak yang semakin menghantam uluh hatinya, ketika kenangan itu kembali datang.
"Aku nyerah! aku nyerah kali ini, Fa. Semakin aku berusaha baik-baik saja, semakin kuat kenyataan itu menusuk luka ini, Fa."
"Tiap hari aku senyum di depan ratusan penumpang, menyapa mereka seolah hidupku baik-baik aja," ucapnya, tawa miris dan getir lolos dari bibirnya yang bergetar. "Mereka lihat aku anggun, mereka lihat aku hebat karena jam terbangku makin tinggi. Tapi mereka nggak tahu, Fa... aku terbang tinggi cuma buat lari dari kamu! Aku mau menjauh dari bumi karena di bumi semuanya tentang kamu!"
Hot Chapters