Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Angkatku Tak Tahan

Anak Angkatku Tak Tahan

Hari ini, saat aku sedang yoga di rumah, Ezra tiba-tiba datang dan menyatakan ingin menjadikanku wanitanya! Dia pasti sudah gila! Karena gugup, gerakanku jadi salah sampai terdengar bunyi krek dari dalam tubuhku. "Ah!" Pinggangku terasa nyeri hebat dan keringat dingin langsung mengucur di dahiku. Tubuhku pun jatuh ke arah Ezra. "Ibu, Ibu nggak apa-apa?" Ezra panik melihat kondisiku dan langsung menahan tubuhku.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Ia mematikan video itu dan membanting ponselnya ke atas meja sofa hingga suaranya menggelegar di ruangan itu. ​"KURANG AJAR!" teriak Pak Hartayo. ​Anggun terlonjak, bahunya gemetar hebat. "Pa... itu... itu cuma sudut pandang kamera yang salah..." ​"Cukup, Anggun! Kamu sudah mempermalukan Papa! Kamu bukan hanya berbohong, tapi kamu nyaris menghancurkan hubungan bisnis yang kita bangun belasan tahun hanya karena obsesi kekanak-kanakanmu pada pria yang sudah beristri!"
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

“ANJ*NG, BAROOONG! LO DENGER KAGA SIH?! GUE MASIH SAKIT K*MPRET!” “HAHAHAHA.” ***
8.817.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

“Ohhh…” “Ahhh! Ahhhh! Nghhh!” Kia mendesah setiap kali merasakan milik Angga masuk ke dalam dirinya. Dia sempat kesulitan bernapas, bahkan ketika dia menggosok vaginanya sendiri dengan keras dan cepat. Angga yang menghentaknya dari belakang seperti binatang buas membuat Kia tidak bisa berpikir jernih sama sekali. Pandangan matanya bahkan mengabur ketika rasa nikmat yang luar biasa mulai menggerogoti ke dalam dirinya. “Fuckkkk! Anghhh… bangsat! Jangan berhenti! Teruskan!”
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

tanyanya lebih tegas. “Airnyaaa! Ini kerannya gila! Aku cuma putar dikit, malah kayak tsunami!” teriaknya putus asa. Dari belakang, Keenan yang baru datang menahan tawa, mencoba menempelkan telinganya ke pintu. "Yakin nggak mau aku bantu?" ucap Revan menggoda. “Tidak perlu, aku bisa sendiri!" katanya setengah kesal.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

Dia kesulitan berdiri, tapi lagi dan lagi rambutnya ditarik dan dia dipaksa untuk berdiri di depan mereka. "Kayaknya yang kemaren dia nggak anggap serius ancaman kita deh, Cla!" Mona memainkan ponsel di sebelah tangannya yang lain. "Gimana kalau kita telanjangin dia, terus kita lelang di sosial media! Siapa tahu dia makin laku dan pelanggannya makin banyak sampai dia nggak ada pikiran buat gangguin Killian lagi ke depannya?"
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Part 155 Pov Dina Saat si muka normal hendak menerjangku dengan tendangannya, aku meraih pasir yang sedang ku injak lalu ku lempar tepat di wajahnya. "Aaarrgggttthh sakiiitt tolooongg tolong aku! mataku aaargghhttt!!!" Noh enak kan mata nya kemasukan pasir, dia ngap ngapan berteriak mengerang kesakitan sukurin!
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

‎ ‎“Nggak boleh! Kak, aku masih 17 tahun.” Nada suaranya campuran antara protes dan malu.‎ Suho tertawa kecil.‎ ‎“Cuma sebentar.”‎ Yuha menunduk, menggigit bibir bawahnya.‎ ‎“Kakak ini…”‎ Ia tidak benar-benar menjauh.‎ Tidak benar-benar menolak.‎ Hanya malu.‎ Suho mengangkat dagunya pelan.‎ ‎“Kalau nggak mau, bilang nggak.”‎
540 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ngakak so hard
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status