Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Charin Stafford mematahkan tiga tulang rusuknya sendiri untuk bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Hal pertama yang dilakukan Charin setelah melarikan diri adalah pergi menandatangani surat persetujuan donor organ. "Bu Charin, kami berkewajiban memberitahumu kalau ini adalah donasi khusus. Jenazahmu akan digunakan sebagai bahan percobaan untuk reagen kimia korosif jenis baru. Nantinya, mungkin tubuhmu nggak akan tersisa, bahkan nggak satu tulang pun." Charin menekan dadanya yang berdenyut sakit. Tulang rusuk yang patah membuat suaranya terdengar seperti mesin yang rusak. Dia menarik sudut bibirnya dengan susah payah, menunjukkan senyuman yang terlihat lebih menyedihkan daripada tangisan. "Itulah yang aku inginkan."
6.3K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as nggak tahu
Read
+Library
ISTRI PALSU UNTUK PEWARIS AROGAN

ISTRI PALSU UNTUK PEWARIS AROGAN

Pelangi Malam
“Nggak seharusnya kamu ngusir aku, Mas. Ini rumahku, milikku.” Rena menangis di depan kaki Dimas, meminta belas kasih suaminya. Hari ini, Rena melihat Dimas berselingkuh di depan matanya sendiri, tetapi suaminya itu malah memilih selingkuhannya dan mengusirnya dari rumah. Bahkan, Sonia, mertuanya juga ikut mengusir dirinya dan tidak menganggap dia sebagai menantunya sendiri. Saat Rena pergi dari rumahnya sendiri malam itu, dia malah dipertemukan dengan seseorang bernama Reykana Alresh Graziyya. Wanita itu mendapatkan bantuan darinya, tetapi dengan suatu syarat yang juga harus dia lakukan sebagai balasan. “Aku bisa membuat rumah peninggalan keluargamu itu kembali menjadi milikmu dan aku juga bisa membuat mantan suami dan ibu mertuamu menyesal, karena sudah mengusirmu dari rumahmu sendiri. Anggap saja, aku sedang memperjelas kesepakatan yang telah kita buat sebelumnya. Bagaimana menurutmu?” Rena pun hanya bisa mengiakan persyaratan itu, tanpa memikirkan akibat yang akan dia hadapi nanti. Karena setelah perjanjian telah disepakati, Rena akan tahu, siapa sebenarnya sosok Reykana yang sebenarnya. Kira-kira, bagaimana perjalanan hidup antara Rena dan Reykana, setelah perjanjian itu disepakati? - Semoga suka di karya pertamaku!
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as nggak tahu
Read
+Library
Penyiksaan Cinta

Penyiksaan Cinta

Ketika aku melahirkan, aku tidak bisa dibius karena alergi terhadap anestesi. Karena itu aku harus menahan rasa sakit saat pisau bedah membelah kulit dan dagingku lapis demi lapis. Suamiku, Surya Ciptadi menangis sambil berkata kepadaku, "Sayang, nggak masalah anak laki-laki atau perempuan, kita nggak akan punya anak lagi. Aku hanya butuh kamu .…" Namun kemudian, dia berselingkuh dan membiarkan wanita itu melahirkan anak laki-lakinya. Dia bahkan membiarkan wanita itu menganiaya putriku, yang dengan susah payah aku lahirkan. Sementara itu, aku menyembunyikan fakta bahwa Surya terkena kanker. Kamu menganiaya putriku, maka aku tidak akan segan-segan mengambil nyawamu. Adil, bukan?
6.2K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as nggak tahu
Read
+Library
Suamiku Mantan Playboy (INDONESIA)

Suamiku Mantan Playboy (INDONESIA)

Nggak ada angin, nggak ada hujan, apalagi guntur menyambar. Tiba-tiba seorang laki-laki datang melamar. Sebagai wanita fresh graduated yang ingin menyandang predikat perawan tua, Riri harus menelan semua niatnya bulat-bulat, karena ia tidak bisa menolak lamaran yang mendatanginya. Namanya Julian Raffa Gunawan, cakep iya, kaya jangan ditanya, keras kepala seratus persen, menyebalkan sampai Riri bergidik, dan jangan lupakan satu hal lagi ... playboy cap kadal. Untungnya, mereka tidak langsung menikah. Mereka diizinkan pacaran dulu, lalu tunangan, dan baru lanjut ke tahap serius. Untungnya itu ... karena Riri juga bukan wanita yang mau dimadu jika ke-playboy-an Raffa kambuh. ___ Allright reserved by Kaitani Hikari
9.1116.4K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as nggak tahu
Read
+Library
Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Elvan membawa selingkuhan ketujuhnya yang sedang hamil kepadaku untuk melahirkan. Teman-temannya bahkan bertaruh, pada detik ke berapa aku akan mulai histeris dan kehilangan kendali. Namun sampai suara tangisan bayi terdengar dari ruang bersalin, tak ada satu pun suara amarah dariku. "Elvan, ini sudah yang ketujuh. Kak Naura nggak mungkin benar-benar marah sampai nggak peduli lagi sama kamu, 'kan?" Elvan menjawab santai, "Dia nggak bisa punya anak, sementara keluargaku sebesar ini." "Cepat atau lambat aku pasti harus punya anak dengan perempuan lain untuk mewarisi keluarga. Mending dari sekarang punya lebih banyak anak supaya dia terbiasa." Begitu kata-kata itu diucapkan, aku keluar sambil menggendong seorang bayi. Sesuai kebiasaan profesiku, aku mengumumkan dengan tenang, "Selamat, berat bayi 3,8 kilogram, ibu dan anak selamat." Elvan tersenyum sambil menerima bayi itu, lalu menyerahkan selembar surat cerai kepadaku. "Tandatangani saja. Ini cuma sandiwara buat menenangkan gadis itu. Dia ngotot aku harus cerai sama kamu dulu baru mau kasih aku anak kedua." "Kalau anak kedua lahir, kita sudah punya delapan anak. Nanti siapa lagi yang berani bilang kamu nggak pantas jadi Nyonya Santiago?" Permainan seperti ini sudah tujuh kali kumainkan bersama Elvan. Kali ini, aku menandatangani namaku tanpa ragu, lalu berbalik menerima lamaran pria lain. Mungkin Elvan sudah lupa. Bukannya aku tidak bisa punya anak, melainkan gen kami memang saling bertentangan. Kalau aku ingin punya anak, aku hanya perlu mengganti pria yang bersamaku. Atas dasar apa dia berpikir aku akan rela membesarkan anak-anak wanita lain demi gelar "Nyonya Santiago"?
5.0K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as nggak tahu
Read
+Library
Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku membenciku. Dia ingin aku mati. Aku menangis sambil bertanya, "Apa aku bukan adik kandungmu?" Dia tersenyum dingin. "Aku nggak punya adik." Malam itu, aku tewas ditabrak mobil. Dia malah jadi gila.
32.7K viewsCompletedAdded to Library 850 Times as nggak tahu
Read
+Library
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

"Hei, apa-apaan kamu? Siapa kamu?" teriak gadis yang sedang di tarik tiba-tiba oleh orang tidak di kenal begitu dia memasuki sebuah cafe. "Pleaseee, sebentar aja. Tolong bantuin aku sebentar ya Dek. Sepuluh menit, Lima menit, nggak ... nggak, dua menit," ujar pria muda yang menarik lengannya dengan wajah memelas. "Aku sedang terdesak dan tidak tahu harus minta tolong siapa lagi, tolong ya, Dek," ujar pria itu lagi karena dia di pelototin oleh gadis muda yang sembarang dia tarik. Karena tak kunjung di jawab, dengan keberanian yang datang entah dari mana, dia mendekat dan berbisik mengatakan maaf. Tangannya membelai rambut gadis itu dan mendekatkan bibirnya ke puncak kepala itu dan menciumnya. Entah apa tujuannya, tapi dia terlihat seolah-olah sedang memberi kekuatan pada gadis yang sedang di landa kebingungan itu. "Apa yang k--?" "Sttt, tolong berpura-puralah jadi kekasihku. Aku akan membalasnya dengan apapun yang kamu minta setelah ini. Aku lagi di awasi, sorry ya udah lancang pegang kepala kamu," jawab pria itu dengan nada penuh permohonan dan suaranya sangat halus dan terdengar tulus saat meminta maaf. "Lancang bangat malah," gumam gadis itu setelah mengingat bahwa selain di pegang dan di elus, kepalanya juga di cium. Dan sekarang, tangannya di gandeng tanpa permisi dengan begitu erat karena si pria juga khawatir gadis random yang di seretnya kabur tiba-tiba sebelum acara inti dari pencomotan random ini di mulai. "Sorry, nama kamu siapa, Dek?" "Ella!" "Tian, Sebastian," jawab pria itu nyaris berbisik walau gadis bernama Ella itu tidak menanyakan balik namanya. Pintu VIP di dorong dan Ella langsung berkeringat dingin begitu melihat beberapa orang sedang duduk melingkar di sebuah meja perjamuan yang cukup luas. Pria dan wanita, tua dan muda, semua mata menatap pada mereka yang baru saja menapakkan kaki di ambang pintu. "Mami, ini Ella. Pacar Tian."
673 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as nggak tahu
Read
+Library
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Pada pernikahan tahun keenam, suamiku sudah tidak menyentuhku selama tiga bulan. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kelelahan karena sibuk bekerja. Aku yang merasa kami sudah saling mencintai selama bertahun-tahun pun memercayainya tanpa ragu. Namun, pada hari ulang tahunku, aku malah mendengar teman suamiku bertanya padanya dalam bahasa asing, “Kamu sudah putus hubungan sama selingkuhanmu itu? Sebelumnya, kamu pergi cari dia setiap hari. Entah tubuhmu tahan atau nggak. Apa istrimu nggak keberatan kamu begini?” Suamiku mengembuskan asap rokok, lalu menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku sudah nggak sentuh dia selama beberapa bulan. Sallie punya teknik yang bagus. Aku masih belum bosan. Sayangnya, dia hamil. Istriku nggak suka anak. Jadi, aku akan kasih Sallie sejumlah uang dan suruh dia pergi lahirkan anaknya di luar negeri beberapa saat lagi.” Aku mengepalkan tanganku dan diam-diam meneteskan air mata. Suamiku pun bertanya aku kenapa dengan gugup. Namun, aku hanya menggeleng. “Kue buatanmu enak banget. Aku sangat terharu.” Kue itu sangat manis. Namun, aku yang mengerti bahasa asing yang mereka gunakan merasa sangat getir.
13.9K viewsCompletedAdded to Library 513 Times as nggak tahu
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

"Bu, Ayah dan Tante Anisa saling mencintai. Ibu nggak malu setelah menghalangi mereka selama 20 tahun lebih?" "Ibu masih melajang setelah bercerai, Tante Anisa nggak akan tenang, sebaiknya ibu segera menikah lagi. Kasihanilah aku dan kakak. Kalau Tante Anisa bahagia, kami juga bahagia." Setelah aku mengadakan acara pernikahan untuk kedua anakku dan melunasi cicilan rumah, suamiku membawa pelakor wanita kaya raya ke rumah. Anak-anakku memaksaku bercerai dan menikah lagi. Karena anak-anakku terus memaksa, aku terpaksa menikah lagi. Awalnya, aku murni ingin menjalani kehidupan rumah tangga yang sederhana, ternyata suamiku adalah seorang CEO sebuah perusahaan. Setelah mengetahui identitas suamiku, kedua anakku merasa menyesal.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as nggak tahu
Read
+Library
Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

"Om, Om punya barang yang panjang dan keras nggak? Boleh pinjam buat pakai bentar ...." Saat sedang piknik bersama putriku, tiba-tiba sahabatnya menghampiriku dengan wajah yang memerah dan meminta benda seperti itu. Dia duduk di atas rumput menghadap ke arahku, lalu kedua kakinya tiba-tiba terbuka lebar. "Di dalam rumput ada serangga yang masuk ke dalam rokku, gatal banget .... Om punya tongkat nggak? Bantuin garuk dong." Melihat tubuhnya yang berisi dan menggoda serta paha yang putih mulus, darahku langsung berdesir hebat. Selagi putriku tidak memperhatikan, aku segera melorotkan celana. "Pakai tongkat mana enak. Om punya yang lebih mantap di sini." ....
22.5K viewsCompletedAdded to Library 899 Times as nggak tahu
Read
+Library
PREV
1
...
4445464748
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status