Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

Suamiku bertanya apakah bra tanpa kawat itu lebih nyaman? Aku hanya tertawa dan mengira akhirnya dia peka. Keesokan harinya, dengan wajah panik, asisten mengambil paket yang baru saja kuambil, sambil berkata kalau alamatnya salah. Malamnya, aku melihat postingan Susan Kumala di media sosial, dengan keterangan, "Hadiah dari pacarku, bagus nggak?" Foto itu adalah selfie di kamar hotel dengan suasana yang cukup romantis dan ada kotak lingerie cantik berhias pita di sebelahnya. Ternyata, pria itu bukan tidak mengerti romantis, melainkan apakah dia bersedia melakukannya untukmu. Aku menekan tombol suka di postingannya, lalu mengirim tangkapan layar itu ke suamiku. "Kalau beli satu set bisa diskon 20%, kamu memang nggak pandai menghemat."
12.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Berharap memiliki keluarga yang utuh dan bahagia bersama Juan, Dahlia sanggup menahan omelan dan hinaan sang ibu mertua. Sebutan si Gendut, style gembel, dan perempuan mandul, seolah biasa terdengar selama setahun pernikahannya. Tepat di hari kepulangan Juan, Dahlia mendapati suaminya itu memadu kasih dengan sahabat karibnya sendiri—Nila, di kamar mereka. Adapun sang ibu mertua malah menyalahkan Dahlia. “Kenapa Ibu diam aja setelah tau Mas Juan selingkuh?” tanya Dahlia lirih sambil menutup mulutnya menahan tangis. “Salah sendiri jadi istri nggak guna. Nggak cantik, gila jabatan, eh mandul pula!” jawab sang ibu mertua tanpa belas kasihan. Bagaimanakah Dahlia bertahan dengan pengkhianatan dan kesakitannya dari orang-orang terdekatnya itu?
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

Apa jadinya kalau adik tiri yang seharusnya jadi keluarga… justru berubah jadi godaan terbesar? Arion, mahasiswa semester akhir yang hidupnya selalu rapi dan teratur, mendadak kehilangan kedamaian ketika ayahnya menyuruhnya menerima adik tirinya tinggal bersama di apartemennya. Shana—adik tiri yang baru setahun di bawahnya. Ia adalah kebalikan dari dirinya- berisik, spontan, dan seenaknya. Awalnya Arion hanya berusaha menjaga jarak. Namun ada satu kebiasaan aneh Shana yang membuat segalanya rumit—ia sering berjalan dalam tidur dan tanpa sadar masuk ke kamar Arion hampir setiap malam. "Kamu sadar nggak, Shana... kalau setiap kali kamu masuk ke kamarku, aku harus berjuang mati-matian buat nggak menarikmu lebih dekat?" WARNING 21+
6.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

"Hei, apa-apaan kamu? Siapa kamu?" teriak gadis yang sedang di tarik tiba-tiba oleh orang tidak di kenal begitu dia memasuki sebuah cafe. "Pleaseee, sebentar aja. Tolong bantuin aku sebentar ya Dek. Sepuluh menit, Lima menit, nggak ... nggak, dua menit," ujar pria muda yang menarik lengannya dengan wajah memelas. "Aku sedang terdesak dan tidak tahu harus minta tolong siapa lagi, tolong ya, Dek," ujar pria itu lagi karena dia di pelototin oleh gadis muda yang sembarang dia tarik. Karena tak kunjung di jawab, dengan keberanian yang datang entah dari mana, dia mendekat dan berbisik mengatakan maaf. Tangannya membelai rambut gadis itu dan mendekatkan bibirnya ke puncak kepala itu dan menciumnya. Entah apa tujuannya, tapi dia terlihat seolah-olah sedang memberi kekuatan pada gadis yang sedang di landa kebingungan itu. "Apa yang k--?" "Sttt, tolong berpura-puralah jadi kekasihku. Aku akan membalasnya dengan apapun yang kamu minta setelah ini. Aku lagi di awasi, sorry ya udah lancang pegang kepala kamu," jawab pria itu dengan nada penuh permohonan dan suaranya sangat halus dan terdengar tulus saat meminta maaf. "Lancang bangat malah," gumam gadis itu setelah mengingat bahwa selain di pegang dan di elus, kepalanya juga di cium. Dan sekarang, tangannya di gandeng tanpa permisi dengan begitu erat karena si pria juga khawatir gadis random yang di seretnya kabur tiba-tiba sebelum acara inti dari pencomotan random ini di mulai. "Sorry, nama kamu siapa, Dek?" "Ella!" "Tian, Sebastian," jawab pria itu nyaris berbisik walau gadis bernama Ella itu tidak menanyakan balik namanya. Pintu VIP di dorong dan Ella langsung berkeringat dingin begitu melihat beberapa orang sedang duduk melingkar di sebuah meja perjamuan yang cukup luas. Pria dan wanita, tua dan muda, semua mata menatap pada mereka yang baru saja menapakkan kaki di ambang pintu. "Mami, ini Ella. Pacar Tian."
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

"Amelia, apa kau yakin mau menempuh jalan ini?" ujarnya dengan suara serak. "Kakakmu dulu ...." "Aku yakin. Jalan yang dulu nggak sempat diselesaikan kakakku, sekarang bakal aku lanjutkan sampai akhir!"
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Charin Stafford mematahkan tiga tulang rusuknya sendiri untuk bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Hal pertama yang dilakukan Charin setelah melarikan diri adalah pergi menandatangani surat persetujuan donor organ. "Bu Charin, kami berkewajiban memberitahumu kalau ini adalah donasi khusus. Jenazahmu akan digunakan sebagai bahan percobaan untuk reagen kimia korosif jenis baru. Nantinya, mungkin tubuhmu nggak akan tersisa, bahkan nggak satu tulang pun." Charin menekan dadanya yang berdenyut sakit. Tulang rusuk yang patah membuat suaranya terdengar seperti mesin yang rusak. Dia menarik sudut bibirnya dengan susah payah, menunjukkan senyuman yang terlihat lebih menyedihkan daripada tangisan. "Itulah yang aku inginkan."
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
ISTRI PALSU UNTUK PEWARIS AROGAN

ISTRI PALSU UNTUK PEWARIS AROGAN

Pelangi Malam
“Nggak seharusnya kamu ngusir aku, Mas. Ini rumahku, milikku.” Rena menangis di depan kaki Dimas, meminta belas kasih suaminya. Hari ini, Rena melihat Dimas berselingkuh di depan matanya sendiri, tetapi suaminya itu malah memilih selingkuhannya dan mengusirnya dari rumah. Bahkan, Sonia, mertuanya juga ikut mengusir dirinya dan tidak menganggap dia sebagai menantunya sendiri. Saat Rena pergi dari rumahnya sendiri malam itu, dia malah dipertemukan dengan seseorang bernama Reykana Alresh Graziyya. Wanita itu mendapatkan bantuan darinya, tetapi dengan suatu syarat yang juga harus dia lakukan sebagai balasan. “Aku bisa membuat rumah peninggalan keluargamu itu kembali menjadi milikmu dan aku juga bisa membuat mantan suami dan ibu mertuamu menyesal, karena sudah mengusirmu dari rumahmu sendiri. Anggap saja, aku sedang memperjelas kesepakatan yang telah kita buat sebelumnya. Bagaimana menurutmu?” Rena pun hanya bisa mengiakan persyaratan itu, tanpa memikirkan akibat yang akan dia hadapi nanti. Karena setelah perjanjian telah disepakati, Rena akan tahu, siapa sebenarnya sosok Reykana yang sebenarnya. Kira-kira, bagaimana perjalanan hidup antara Rena dan Reykana, setelah perjanjian itu disepakati? - Semoga suka di karya pertamaku!
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku membenciku. Dia ingin aku mati. Aku menangis sambil bertanya, "Apa aku bukan adik kandungmu?" Dia tersenyum dingin. "Aku nggak punya adik." Malam itu, aku tewas ditabrak mobil. Dia malah jadi gila.
32.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 850 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Elvan membawa selingkuhan ketujuhnya yang sedang hamil kepadaku untuk melahirkan. Teman-temannya bahkan bertaruh, pada detik ke berapa aku akan mulai histeris dan kehilangan kendali. Namun sampai suara tangisan bayi terdengar dari ruang bersalin, tak ada satu pun suara amarah dariku. "Elvan, ini sudah yang ketujuh. Kak Naura nggak mungkin benar-benar marah sampai nggak peduli lagi sama kamu, 'kan?" Elvan menjawab santai, "Dia nggak bisa punya anak, sementara keluargaku sebesar ini." "Cepat atau lambat aku pasti harus punya anak dengan perempuan lain untuk mewarisi keluarga. Mending dari sekarang punya lebih banyak anak supaya dia terbiasa." Begitu kata-kata itu diucapkan, aku keluar sambil menggendong seorang bayi. Sesuai kebiasaan profesiku, aku mengumumkan dengan tenang, "Selamat, berat bayi 3,8 kilogram, ibu dan anak selamat." Elvan tersenyum sambil menerima bayi itu, lalu menyerahkan selembar surat cerai kepadaku. "Tandatangani saja. Ini cuma sandiwara buat menenangkan gadis itu. Dia ngotot aku harus cerai sama kamu dulu baru mau kasih aku anak kedua." "Kalau anak kedua lahir, kita sudah punya delapan anak. Nanti siapa lagi yang berani bilang kamu nggak pantas jadi Nyonya Santiago?" Permainan seperti ini sudah tujuh kali kumainkan bersama Elvan. Kali ini, aku menandatangani namaku tanpa ragu, lalu berbalik menerima lamaran pria lain. Mungkin Elvan sudah lupa. Bukannya aku tidak bisa punya anak, melainkan gen kami memang saling bertentangan. Kalau aku ingin punya anak, aku hanya perlu mengganti pria yang bersamaku. Atas dasar apa dia berpikir aku akan rela membesarkan anak-anak wanita lain demi gelar "Nyonya Santiago"?
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

"Kamu harus menikah, Asa. Nggak mungkin kan kamu melajang selamanya?" Angkasa Nirada Tanaka atau yang biasa dipanggil Asa, terdiam mendengar apa yang akan diucapkan oleh mamanya. Pada sang ayah, Asa mungkin masih bisa berkelit. Tapi mamanya adalah seseorang yang menyelamatkan hidupnya dari kubangan kenangan kelam bersama sang ibu kandung. Mana berani ia melawan padanya? "Ya udah, nanti aku akan menikah. Kalau jodohku udah turun dari langit." "Tenang aja, kamu nggak usah nunggu jodohmu jatuh dari langit. Biar Mama yang carikan." Dan begitulah... awal mulanya jodoh Asa berada di tangan mamanya. [Cerita orangtua Asa bisa dibaca di buku: Cinta Satu Malam dengan Berondong] [Buku ini bisa dibaca terpisah dari kisah orangtua Asa]
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai nggak tahu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4445464748
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status