Pendekar Salah Zaman
Rangga jalan cepat menyusuri lorong, dorong pintu belakang tanpa banyak mikir.
Begitu kebuka, angin luar langsung kena wajahnya.
Area belakang itu ternyata kayak parkiran luas. Agak sepi, cuma beberapa lampu dan kendaraan di pinggir.
Dan di tengah situ ada Agung, lagi ngomong heboh. Tangannya direntengin lebar, seolah lagi ngejelasin sesuatu yang super dramatis.
“Terus kraak! langsung patah, gue juga kaget anjir—”
인기 회차