Pemuas Nafsu Tuan Muda
Nada terbelalak dan berusaha berteriak sebisa mungkin, karena dia merasakan bahwa pria itu mulai menggesek-gesek kan batang super besarnya itu ke belahan bokong montok nya.
“Sstt! Diamlah, Sayang! Kita nikmati saja ini. Lagipula kamar mandi ini juga sepi, jadi nggak akan ada yang bisa melihat kita. Kamu nikmati saja permainanku. Aku yakin kalau kamu pasti bakalan ketagihan, karena punyaku ini besar, panjang, dan tahan lama. Walaupun kamu masih memakai seragam SMA, tapi aku yakin kalau gadis sepertimu ini pasti sudah tahu banyak tentang alat kelamin laki-laki kan? Hahaha! Jadi nggak usah sok munafik, nggak usah suci!” Pria itu berkata dengan sangat menyakitkan bagi Nada.
Bab Populer