Ah! Mantap Sekali Mbak
“Sayang, mereka menatapmu karena mereka menyukaimu. Dan mereka menyukaimu karena kamu memang sangat cantik. Dari sepuluh perempuan cantik di dunia ini, kamu masuk di dalamnya. Aku sepenuh hati mengakui itu. Tatapanmu, raut wajahmu... membuat kami para pria sulit berpaling darimu. Tapi aku percaya sepenuhnya pada kesetiaanmu. Itulah kenapa aku tidak cemburu saat mereka menatapmu dengan kekaguman. Aku tahu kamu tidak akan tergoda, karena aku tahu aku ada di dalam hatimu.”
Kata-kata itu menyentuh hati Mbak Maya, tapi ia tidak memperlihatkannya. Seperti kebanyakan wanita, walau hatinya luluh, wajahnya tetap terlihat kesal.
“Iya, tapi tetap saja kamu membiarkan mereka menatapku seperti itu. Kalau
Chapitres populaires