Wanita yang Kau Sakiti
Haya dalam kondisi sehat tak ada keluhan apa pun.
"Sehat-sehat selalu, ya, Nak. Kamu harus kuat, soalnya kita hanya berdua di sini. Bunda dan kamu, Sayang. Tak ada ayah yang menemani bunda. Kamu berbeda dengan anak yang lainnya. Mereka ada bapaknya yang selalu siaga menemani ibunya. Kita hanya akan hidup berdua, Nak. Kita harus mandiri, Sayang." Haya mengelus perutnya yang masih datar, sambil mengerjapkan mata. Menahan lajunya air mata yang ingin kembali menetes.
Dada Kartika tiba-tiba sesak menyaksikan adegan sahabatnya, di parkiran motor.
Bab Populer