Anak Rahasia Presdir Impoten
"Tapi aku salah. Bagi kalian, aku hanyalah mesin uang dan pijakan kaki untuk yang tidak berharga untuk kalian."
Belum sempat Lia membalas, Niko kembali mengeluarkan lembaran ketiga dari dalam map. Sebuah surat medis resmi dari rumah sakit internasional di Singapura, lengkap dengan cap dan tanda tangan tim dokter spesialis.
"Dan ini adalah surat keterangan sakitku," ucap Niko dingin.
Gina yang berdiri di belakang langsung meremas ujung bajunya. Ia tahu betul perjuangan Niko melawan penyakitnya selama ini sangatlah berat.