Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Bagi Nathan, dunia lenyap. Waktu tidak lagi berjalan maju, ia meledak ke segala arah. Yang pertama datang adalah cahaya—bukan sekadar terang, melainkan sebuah ketiadaan warna, keputihan absolut yang membakar retina dan menghapus segala bentuk dan bayangan. Segera setelahnya, datanglah suara—raungan yang merobek gendang telinga dan jiwa, getaran yang mengguncang setiap sel di tubuhnya.
9.6772.4K viewsOngoingAdded to Library 27.8K Times as nothingness
Show Reviews (85)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Tharumen mengangkat satu tangan, dan pada ujung jarinya, terbentuk satu titik kecil—bukan cahaya, bukan pula bayangan. Tapi sesuatu yang lebih tua dari terang, dan lebih sunyi dari kegelapan. Kekosongan murni. Seperti bagian dari dunia yang telah terhapus sejenak dari eksistensi. Titik itu tak berputar, tak bergetar, namun berdenyut—pelan, namun pasti. Seolah jantung dari kehampaan itu sendiri mengembuskan nafas pada kefanaan, untuk pertama kalinya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as nothingness
Read
+Library
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Umpat ayahnya sembari memperlihatkan senyum yang menyeramkan. Tubuh Reviline bergetar dengan sendirinya menyadari bahwa ia tidak bisa menahan tangisnya terlalu lama. Kilas baliknya begitu cepat hingga jerit keputusan begitu terdengar dari telinganya. Berulang kali hingga frekuensinya mengecil dan kemudian menghilang. Potongan puzzle dimana setiap sudutnya begitu asbtrak, memori masa lalu yang kelam begitu kental didalamnya. Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as nothingness
Read
+Library
Clarity

Clarity

Why are you my clarity? Why are you my remedy? Why are you my clarity? Why are you my remedy? If our love is tragedy, why are you my remedy? If our love's insanity, why are you my clarity? Zedd - Clarity (Feat. Foxes)
2.8K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as nothingness
Read
+Library
Why

Why

Drrrttt 📱Jaden Aina terus menelepon Jaden, dengan harapan pria itu bisa cepat datang. Di dalam bernuasa hitam putih, terlihat Jaden tengah mengadakan rapat dewan direksi dadakan meskipun di hari libur kerja. Ia juga begitu serius saat para pegawainya tengah menjelaskan presentasi kerja mereka. Namun, konsentrasinya buyar manakala ponselnya bergetar dan terlihat nama yang sudah sangat ia hafal. 'Aina! Kenapa meneleponku pas di hari minggu seperti ini, tidak biasanya,' monolog Jaden heran.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 557 Times as nothingness
Read
+Library
EVANESCENT

EVANESCENT

“Omong kosong! Se-semua yang ka-kamu katakan ngga guna! Kamu brengsek Danu! Aku benci kamu!” Bruk! Tubuh Naras terjatuh dari tempatnya duduk. Bersamaan itu, Arta menghampirinya. Sayang, Naras sudah telanjur tak sadarkan diri. Duar! Bom waktu yang tersimpan di dalam memori Naras akhirnya meledak oleh kalimat yang sudah ia tunggu selama bertahun-tahun. Memisahkan jiwa dengan raga yang tak bisa lagi kompromi dengan keadaan. Jiwa ingin mengingkari karena telanjur benci sedangkan raga menerima dengan senang hati.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as nothingness
Read
+Library
Remorse

Remorse

Nadya hanya mengangguk dan memgambil gelas kaca itu agar mendekat kearahnya. Sosok pria di hadapannya itu kembali tak bersuara, padahal hampir setengah jam waktunya terbuang tanpa terjadi apapun. Hanya bernapas dan berkedip, benar-benar tak terjadi apapun. “Apa ponsel itu lebih menyenangkan?” batin Nadya membeo sebal. Entah kenapa rasanya sangat tidak mengenakan. “Ayo pulang!”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as nothingness
Read
+Library
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as nothingness
Read
+Library
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as nothingness
Read
+Library
BLACKHOLE

BLACKHOLE

Ia masih waras untuk tak berbuat hal bodoh dan berakhir melarat dengan cara yang konyol. Keheningan menyapa setiap dinding, mencari ucap untuk dicuri. Namun apa daya, kesunyian lebih mendominasi membuat dinding enggan untuk mendengar. 'Ting' Kesunyian dan ketenangan yang tercipta hancur seketika bersamaan dengan ringseknya perangkat elektronik berlogo apel digigit itu. Menghantam kuat tembok ruangan menyisakan serpihan-serpihan tajam.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as nothingness
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status