Terpaksa Menikahi Ibu Guruku
Mataku bergegas melirik ke bawah, ke arah sepatunya, menapak di lantai kafe, kok, berarti bukan manusia jadi-jadian, kan?
“Mengapa Bu Yura mau menikah dengan saya?” tanyaku to the point sesuai permintaannya."Jangan bilang diam-diam Ibu menyukai saya!"
Ibu guruku itu tertawa. "Arka ... Arka jangan terlalu pede kamu. Bagi saya, uang lebih menarik daripada kamu."
Oh, sudah kuduga Papa pasti memberinya imbalan yang tak sedikit agar ia mau menikah denganku.