TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU
pilihannya.
Nenek itu tersenyum tipis sambil mengulapkan tangan. “Yowis, Yangti minta maaf, tadi khilaf. Jangan diambil hati, ya, Le. Sakarepmu lah. Yang penting kamu cepet nikah, biar Bima lega.”
“Iya, nggak apa. Tapi Yangti tadi juga ngehina ibuk saya.” Reza masih protes.
“Ibukmu lari sama lelaki lain, kamu ditinggalkan begitu saja. Kamu membelanya? Jangan lupakan bapakmu yang depresi berbulan-bulan abis diselingkuhi ibukmu,” desis si nenek.