Antara Penyesalan Dan Pembebasan
“Beberapa hari lalu, dia berjudi dan kalah besar, sampai-sampai ditidurin Owen, bergantian dengan anak buahnya semalaman. Kemudian, si jalang ini pura-pura bunuh diri dan berhasil lolos.”
Mendengar itu, Irfan pun terdiam.
Dengan kaku dia menoleh, menatap Selina dengan sorot mata menusuk.
“Semua yang dia bilang… itu benar?”
Selina masih ingin membantah, tapi Hendi kembali menyahut,
“Tentu saja benar! Wanita jalang ini bahkan bilang siapapun yang bisa memuaskannya, bakal direkomendasikan masuk ke timmu, biar bisa makan gaji negara.”
Hot Chapters