Mahar Untuk Risa
Hanya saja Randi yang berharap lebih sementara Risa tidak.
"Tenang aja kali, Ris, aku enggak apa-apa kok. Santai aja," ucap Randi lembut.
"Yakin?"
"Iya, Risa."
Risa tersenyum. "Kalau gitu kamu mau bantuin aku nggak?"
"Bantuin ngapain?"
"Hmm, jadi gini, hari ini tuh ada novel yang baru terbit dan udah ada di toko buku. Tapi ..." Risa menjeda kalimatnya, matanya menyorot manik mata Randi.
Hot Chapters