Satria Roh Suci
Dia ingin mendengar apa yang ingin dikatakan oleh Sang Patih, lebih lagi jika ini merupakan masalah yang terkait dengan ayahnya, yaitu Pangeran Nundru.
“Rawai Tingkis membunuhnya!” ucap Patih itu, “dia memenggal kepala Pangeran Nundru saat itu …Dengar, aku tidak bermaksud membuat dirimu sedih, tapi aku tidak bisa melihat kau membawa makanan kepada orang yang telah membunuh Ayahmu sendiri. Kau tidak layak, Tuan Putri, melayani orang itu.”
Mendengar hal itu, wajah Putri Selasih mendadak menjadi merah. Matanya terbelalak seolah tidak percaya dengan ucapan Sang Patih.
Hot Chapters