Penawar Nyawa Sang Pangeran Terbuang
Dia bisa merasakan tatapan tajam Raja Alaric dan kebencian yang meluap dari arah Ratu Selena.
"Tetua, jangan bicara sembarangan, Saya hanya istri dari Pangeran Arlon, mana mungkin saya punya darah sehebat itu?" ucap Elena dengan nada datar, berusaha meredam suasana.
Sang Tetua Agung menyipitkan matanya, mengamati Elena dari ujung kepala sampai ujung kaki.
"Tapi Nak, api itu tidak membakar mu. Sebaliknya, api itu justru padam saat kamu menyentuh Pangeran," ucap sang Tetua, menatap Elena.
ตอนยอดนิยม