Hati Seorang Perempuan (Indonesia)
Ayahnya tampak begitu malu dan menyesal.
"Ayah memohon maaf yang sebesar-besarnya pada kalian berdua. Ayah sungguh-sungguh tidak tahu, bahwa kamu itu ada. Kamu tahu Senja, ketika Ayah sadar keesokan harinya, Ayah kembali ke gudang tua itu dan terus menerus mencoba mencari ibumu. Tetapi walau sudah bertahun-tahun Ayah mencari, tetap tidak juga membuahkan hasil. Sejak peristiwa laknat itu, Ayah merasa bahwa hidup Ayah tidak pernah lagi tenang dan berbahagia. Di hati kecil Ayah, Ayah tahu, kalau Ayah sudah berdosa besar merusak masa depan anak gadis orang." Senja melihat mata ayahnya sudah memerah menahan tangis penyesalan. Senja menjadi iba melihatnya. Apapun dan bagaimana pun ia dibuahi, laki