Kembalinya Sang Legenda Perang
Silas segera menekan tombol interkom, memanggil staf medianya.
"Umumkan kepada seluruh negeri," perintah Silas dengan nada yang dibuat sedih. "Jendral Aryan telah gugur sebagai pahlawan dalam upaya menghentikan teroris internasional di Utara. Berikan dia upacara pemakaman kenegaraan tanpa jasad. Kita akan menjadikan namanya sebagai simbol patriotisme yang bisa kukendalikan sepenuhnya."
Namun, jauh di kedalaman bumi, di balik reruntuhan beton yang tebalnya mencapai belasan meter, sebuah keajaiban—atau mungkin kutukan—sedang terjadi.