Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

dumel Teresia tidak puas, jejak air mata masih menggenang di pelupuk mata. Kesal dengan akhir cerita dari novel yang baru dibeli dua minggu lalu. Novel yang untuk ke sekian serinya Teresia beli. Bangkit dari tiarap, perempuan 25 tahun itu meraih tissue lagi di atas meja samping laptop, mengusap sisa-sisa air mata di wajah sekaligus menyingkirkan ingus di hidung, lalu membuang tissue bekas itu sembarangan di lantai bersama gumpalan tissue lain.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Rain do for you

Rain do for you

Meskipun begitu, mereka selalu menjadi incaran para pria. "Hujan!" gumamnya sambil memandang rintik air yang berjatuhan. Ia tersenyum sinis seraya mendengus pelan. Dia merapatkan jubah tidurnya, merasakan dinginnya hujan yang menerjang badan. Terra benci hujan, ia tidak suka. Hujan membuatnya selalu teringat pada sesuatu yang sangat menyakitkan baginya. Dor!
102.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
SEBUAH PENGHIANATAN

SEBUAH PENGHIANATAN

Aku seperti sampah di mata mereka. Namaku Tere. Saat itu usiaku 7 tahun. Tubuhku yang kurus ini menggigil karena hujan deras mengguyur tubuhku. Perutku yang lapar membuatku lemas berjalan untuk menemukan jalan pulang. Aku berjalan tanpa henti hingga aku benar-benar tak sanggup lagi untuk melangkah, dan akhirnya aku tak menyadarkan diri.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 284 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

tolak Leena setengah berteriak agar suaranya sampai. “Mata kamu buta? Hujan gini mana ada yang mau narik orderan!” tegas Zayn. Setelah dipikir ulang, hujannya mungkin juga akan lama. Akhirnya, dengan sisa keberanian dan tubuh yang sudah mulai menggigil, Leena berlari kecil menembus hujan dan masuk ke mobil Zayn. Begitu duduk, Leena meremas ujung bajunya, manik matanya menatap ke depan seolah tirai hujan lebih membuatnya tertarik.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

“Kau tidak merindukan kekacauanmu di kantor?” “Tidak,” jawabnya cepat. “Yang kutakutkan justru… kehilangan ini.” Hujan semakin deras, membuat suasana makin intim. Alaire menggenggam cangkirnya erat. “Kau tahu, aku dulu benci hujan. Sekarang rasanya... lain.” “Kenapa?” tanya Nayel. “Karena setiap kali hujan turun, aku tahu kau akan pulang lebih cepat.”
854 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

Mereka mempunyai seorang anak perempuan yang berumur selisih 2 tahun dengan Nazwa. Nazwa baru dua minggu menjalani masa KKN-nya ketika peristiwa itu terjadi. Hujan yang turun dengan lebatnya di sepanjang hari di minggu kedua bulan September itu membuat meluapnya air sungai yang berada di belakang rumah Abah Asep dan Ambu Tinah. Hujan kala itu disertai dengan angin kencang yang membuat warga memilih untuk berada di dalam rumah. Dan luapan air dari aliran sungai itu mengalir deras hingga merobohkan dinding rumah bagian belakang, tepatnya dinding bagian dapur.
6.3K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Rupanya mantra penangkal Hujan miliknya telah terpatahkan oleh musuhnya. Hujan kian lebat, mereka belum menyadari kehadiran ular yang datang layaknya ada yang memerintahkan. Dengan tatapan yang ganas seperti pasukan yang hendak menyerang, jumlahnya kian bertambah hingga penuh sesak. Zimat dan Kamituwo terpana tetapi mereka sadar tidak ada waktu lagi untuk menghindar. Seribu cara berseliweran di otak mereka bagaimana cara menghadapi ular-ular yang ganas di depannya tanpa senjata apa pun.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

Bersama payung yang ia singgahkan Diajaknya berlari sendiri-sendiri Dibawah rintik hujan yang turun Payungnya membawaku pulang Tanpa tergores rintiknya sedikitpun Hujan yang membeku jadi panas karena dia ******************* Terimakasih yang sudah mau membaca cerita ini, Maaf untuk segala kekurangan penulisan, maklum penulis pemula yang akan terus belajar dan memperbaiki agar menuju kata sempurna. Bantu cerita ini dengan cara vote dan comment ya, jangan lupa. With Love, Aponi line❤️
102.8K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Petualangan di Planet Tera

Petualangan di Planet Tera

tanya Rama. Rahula tersenyum. Ia memahami keadaan Rama. Siapapun yang tiba di tempat baru, pasti akan memiliki rasa penasaran yang sama. "Tentu saja. Kuharap kau menyimaknya dengan baik." Rahula lalu menjelaskan. "Tak seperti apa yang dipahami manusia, pada kenyataannya memang terdapat tiga semesta, yakni Mayapada, Madyapada, dan Arcapada."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
Terjebak di Dalam Novel

Terjebak di Dalam Novel

Lalu disusul dengan tetesan-tetesan air lainnya. Aku memejamkan mata kesal. Ah! Seharusnya aku membawa payung seperti yang disuruh ibuku tadi. Aku berlari secepat mungkin sambil melindungi buku novel yang baru saja kubeli bersamaan dengan hujan yang mulai turun dengan derasnya. Yah, aku tak bisa menghindar jadi seluruh tubuhku dibasahi oleh air. Tapi aku bersyukur karena kini jarakku dengan rumah hanya tinggal sepuluh meter. Setelah sampai di depan pagar, aku menekan password rumahku dan buru-buru membuka pintu rumah.
9.7K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as novel tere liye hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status