Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda
Tanyaku tak tega menatap netranya yang sendu
"Semua buk. Mbak Lisa, mas Bagas, adek Juan juga makan di piring kecil. Bude bilang ke Tante Ratna, Nana gak boleh makan, lidahnya gak cocok, suruh ibu belikan sendiri makanan lain. tapikan ibu kan belum punya uang ya bu?"
Allah!
Lemas sudah kakiku mendengar kalimatnya, mengapa bocah sekecil ini harus menanggung kebencian semua orang pada kemiskinan kami. Aku mencoba tersenyum,k kini aku mengerti sekarang, kenapa Nadia memilih makan di sini, entah dari mana burger itu berasal, tapi itu sudah membuat hati putriku terluka.
Apa salahmu nak, sehingga begitu berbeda mereka memperlakukanmu, batinku serasa menjerit melihat ini semua.
Bab Populer