Siap, Mas Bos!
rengek Novia yang menjatuhkan diri agar dapat memeluk kaki Arjuna.
Sayangnya, Daddy Arjuna malah mundur untuk menghindar, hingga wanita itu tersungkur mencium lantai. Dia lalu bangkit berdiri dengan cepat dan menunjuk pada Aika.
“Jangan percaya wajah polosnya, Dad. Dia seorang penipu,” tunjuk Novia dengan wajah merah padam.
“Waras, Mbak? Periksa ke dokter jiwa sana!” serang Bianca, yang sedari tadi bengong karena mencoba mencerna situasi genting, seperti orang yang menahan pipis saat bis sedang berjalan.