Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SIXTH SENSE (Horror Love Story)

SIXTH SENSE (Horror Love Story)

Saat ini Setya menarik jari telunjuknya dari kening wanita tua yang ternyata bernama Andini ini, suara yasinan masih dilantunkan, Aryo tampak setia menemaninya di samping kepala kiri Andini. Setya yang masih berada di samping kepala sebelah kanan Andini mulai mengangkat kedua tangan sebatas dada seraya berdoa agar sang maha pemberi pertolongan mau membantunya mengeluarkan susuk-susuk dari tubuh Andini. "Bismillahirahmanirahim ... ." Setya mengarahkan telapak tangan kanannya ke kening Andini, turun ke bibir, dada dan perut Andini.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as oracion seis
Read
+Library
09.06

09.06

"KAPAN AKU NGGAK PERNAH NGERTIIN KAMU? KAPAN, JIA? KAPAN?!" "KAMU EGOIS, HER. KAMU EGOIS!" "YANG EGOIS ITU KAMU, BUKAN AKU!" "KENAPA JADI AKU?!" "IYA, YANG EGOIS ITU KAMU!" "MENYEMBUNYIKAN SEMUANYA DARI RAJA, DAN BERSIKAP SEOLAH TIDAK ADA SALAH. APA ITU BUKAN EGOIS NAMANYA?"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as oracion seis
Read
+Library
Rotate

Rotate

Mataku menatap tak percaya, ia kembali. “Ada apa?” tanya Six bingung. Ia tak bisa menggerakkan kedua tanganya secara leluasa karena luka yang masih belum sepenuhnya sembuh itu. “Kau –“ BANG!!. Belum selesai mulutku berucap sebuah pukulan kencang terdengar dari pintu sel milik One. Kalian mengganggu, itu makna tersirat yang aku dapatkan dari pukulan tersebut.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as oracion seis
Read
+Library
06.06

06.06

"Aku hampir mati, kau malah menyalahkanku." "Kau tidak bisa diandalkan, Kak!" "Giliranmu yang bermain." Gadis itu mengangguk paham, "Time to play, bye Belxaviacea."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as oracion seis
Read
+Library
LORO

LORO

Tapi, hidup dengan ingatan yang akan dikunci serapat-rapatnya, seperti tidak pernah terjadi-- "Aku mengerti, Oma," ucap Sabrina dan sambungan telpon terputus seketika. Membuat Sabrina yang masih menempelkan ponsel di telinga menarik nafasnya begitu dalam memperhatikan tiga anak kecil yang sedang melakukan acara perpisahan dengan cara masing-masing, dari dalam ruangannya yang sepi.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as oracion seis
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Speranza diam tidak menjawab. Caiden mencengkram dagu Speranza dengan begitu kuat. Speranza berusaha untuk melepaskan cengkraman itu menggunakan tangannya. "Jangan bertingkah lagi Via! Jauhi semua orang! Saat di Italia kamu tidak pernah memiliki teman jadi jangan pernah berpikir untuk memiliki teman di sini!" teriak Caiden. Speranza menaikkan satu alisnya. "Apa jika aku membuat masalah kau akan mengembalikan ku ke Italia?" tanya Speranza.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as oracion seis
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status