Suami Warisan
ujar gadis itu seraya meletakkan kedua tangannya pada dada bidang pria bernama Narendra tersebut, mencoba mendorongnya menjauh.
Namun, Rengganis hanya bisa menahan napas ketika Narendra menarik tubuhnya untuk kembali mendekat, mengikis jarak yang sempat memisahkan mereka. “Kau istriku, dan panggilan suami pada istrinya … adalah ‘Nyai’.” Suaranya yang dalam dan merdu membuat jantung Rengganis kembali jumpalitan.
Telapak tangan tangan Narendra bergerak menyusuri tulang punggung gadis di hadapannya, sentuhannya terasa panas, membuat Rengganis menggeliat.