Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

ibu mertua ku menyipitkan mata ke arahku. sindiran itu benar-benar di tujukan untukku. Mereka kemudian berangkat pergi, "boleh ga ya tiap hari aku dirumah sendirian jika mas Rama kerja?" bisikku di hati. Karena ketika sendirian dirumah suasana hatiku menjadi lebih tenang bak di surga, tak ada lagi rasa sungkan dan rasa tertekan saat berada dirumah mewah ini.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

Lampu-lampu gedung berkedip lembut di kejauhan, seperti bintang-bintang yang terserak di langit. "Adrian," ia memanggil, suaranya pelan. "Hm?" "Apa kau pernah merasa... sendirian, bahkan ketika ada banyak orang di sekitarmu?" Adrian terdiam sejenak, seolah mempertimbangkan pertanyaannya. "Sering," jawabnya akhirnya. "Tapi aku belajar, kesendirian itu tidak selalu buruk. Kadang itu membuatmu lebih jujur pada dirimu sendiri."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan

tanya Lily pelan, dan lembut. Ryan meletakan cangkirnya ke atas meja. “Nope, aku belum menemukan yang cocok untukku. Aku masih sendiri, dan menikmati hidupku. Apa kau sudah memiliki anak Lily?” Lily sedikit tak menyangka Ryan masih sendiri. Namun, dia menghargai, karena era modern seperti ini memang banyak sekali orang yang menyukai kesendirian, daripada menikah. Sebab, menikah tak seindah yang orang pikir. Akan selalu ada badai masalah.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

“Iya, masih. Itu semacam tempat curhat... kalau hati lagi penuh.” Rayyan mengangguk. “Menulis bisa jadi bentuk doa juga. Kadang Allah jawab tulisan kita, bahkan sebelum kita sadar kita sedang berdoa.” Aku terdiam. Kalimat itu menampar lembut hatiku. “Kamu sendiri, Kak? Pernah merasa kesepian?” Ia menatap ke depan. “Sering. Tapi sepi itu kadang perlu, buat menata ulang hati. Aku lebih takut keramaian yang hampa.”
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
PUDING JELLY

PUDING JELLY

Terutama di hatinya. Aku masih menunduk. Membenamkan wajahku di antara kedua lututku. Lelah sekali rasanya. Aku sendirian. Aku tak punya siapa-siapa. Menikmati penderitaan seorang diri memang suatu keistimewaan. Keistimewaan bagi mereka yang sedari awal tak pernah di harapkan kehadirannya.
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
Menantuku Selalu Diam Di Kamar

Menantuku Selalu Diam Di Kamar

tanyaku. Aku merasa kesal, saat mendengar Roni yang tidak berinisistif mengantar Wati, yang katanya akan ketemuan dengan teman-temannya. Ia Malah membiarkan Wati pergi sendirian, padahal ia tahu kalau Wati sedang mengandung saat ini.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
Uangku Bukan Uangmu, Mas!

Uangku Bukan Uangmu, Mas!

Tidak ada yang lain. "Kan kamu sudah tahu kalau usiamu sudah mulai uzur. Jadi berhentilah menggodaku untuk ingin mencarikanku pendamping hidup. Aku sudah nyaman dengan hidup seperti ini, meskipun hanya hidup sebagai seorang single parent, tapi alhamdulillah aku tidak kekurangan suatu apapun, tidak ada yang mengekang kehidupanku, aku bisa menjadi diriku sendiri, dan tentu saja bisa fokus dengan masa depan ku bersama putriku. Ini lebih baik menurutku, daripada hidup mempunyai pendamping tapi tidak tentu arah. Kau tahu pendamping yang tidak saling mengerti hanya akan membuat hidup ini kacau, pikiran tak nyaman dan perasaan tertekan. Sedangkan sekarang, dengan seorang diri aku bisa memperjuangka
7.482.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
ISTRI YANG BERJUANG SENDIRI

ISTRI YANG BERJUANG SENDIRI

jawab Bu Mona yang sepertinya sudah berpikir dan mengatur kata-kata yang keluar dari mulutnya. Wanita paruh baya itu bukanlah tipe yang suka menyalahkan orang lain. Makanya beliau berkata juga tidak akan menyakiti perasaan orang lain apalagi perasaanku. Tidak seperti Mamiku yang asal nyablak saja. Tidak peduli bagaimana perasaan orang lain yang mendengar kata-katanya. Memang Mami dan Ibu mertua sifat mereka sungguh jauh berbeda. Itulah mengapa sebenarnya aku lebih nyaman mengungkapkan uneg-uneg dan isi hatiku kepada Ibu mertuaku. "Iya, Bu. Soni mengerti," balasku seadanya. Yang dikatakan Bu Mona memang benar. Tidak ada kata-kata beliau yang bisa kubantah. .
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
DIMADU DENGAN SAHABAT SENDIRI

DIMADU DENGAN SAHABAT SENDIRI

Waktulah yang akan dapat menyembuhkan lukanya. ***ETW*** Firman usai merapikan baju-bajunya ke dalam lemari di apartemennya. Dia terduduk termenung di sisi ranjang. Hanya kesunyian yang dia rasakan. Enam tahun mengarungi bahtera rumah tangga bersama Citra, dia tak pernah merasakan sesunyi ini. Tahun pertama, rengekan manja dan cerewet Citra selalu memenuhi hari-harinya.
9.162.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai nyaman dengan kesendirian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status