Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Si Driver Gobil lantas turut serta mengantri. "Selamat menikmati ya, Pak. Terus minta doanya biar saya sama Rimbu bisa naik pelaminan. Gitu kata Masnya. Saya masih inget banget soalnya," terang si Driver Gobil dengan gaya bicara mengikuti Theo. DEG! DEG! "Saya yakin seratus persen pasti Masnya jadi sama yang namanya Rimbu. Orang diaminin orang sejakarta," imbuh si Driver Gobil sembari tertawa. DEG! DEG! DEG!
9.83.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as oh iyo masa
Read
+Library
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Aku yakin, kedua matanya pasti melotot kepadaku. "Hah?" Memangnya apa salah buah singo ini, sehingga tidak boleh dicampur dengan buah bawaan dia? Semahal apa memangnya bawaan dia? Pir Singo juga mahal! "Ada apa sih ini? Kalian ini beranteem mulu," Mama yang tadi pergi ke belakang rumah sebentar kembali masuk. Mungkin mendengar suara Mas Ipar yang keras. "Helena, Ma. Ngupas pir." Sahut Mas Ipar. Suaranya lembut, beda sekali saat berbicara denganku tadi.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as oh iyo masa
Read
+Library
BABY SITTER MAS GANTENG

BABY SITTER MAS GANTENG

ujar Mas Kenzi sambil berlalu. Dari wajah dan cara dia berbicara, kelihatan sekali kalau sedang kesal. Gegas, aku pun segera bersiap. Setengah jam cukup untuk mandi dan salat. *** "Kamu itu suster saya, Disty. Masa saya yang harus ingetin kamu untuk makan? Apa nggak kebalik?" kata Mas Kenzi sambil memberikan kentang goreng yang dia minta pada Bude Ning tadi.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as oh iyo masa
Read
+Library
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

“Itu… itu kenangan kita, Mas. Surat-surat yang dulu Mas tulis buat aku.” Haidar mendengus. “Kenangan apa? Itu kan cuma tulisan orang-orang bodoh yang lagi dimabuk cinta. Sekarang aku sudah dewasa, Zola. Enggak butuh lagi hal-hal kayak gini.” “Mas… kenapa Mas ngomong gitu?” Zola melangkah maju, tangannya terulur ingin mengambil surat-surat itu. “Itu penting buat aku, Mas.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as oh iyo masa
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

selidik Kinara dengan raut wajah panik. “Tidak apa-apa kok, Buk. Tadi juga sudah dibawa oleh Mas Daniel ke rumah sakit,” jawab Sean. Daniel melongo mendengar Sean menyebut namanya dengan imbuhan ‘Mas’, terdengar sopan sekali. Kinara kembali mengalihkan pandangannya pada Daniel. “Terima kasih banyak ya, Nak Daniel,” ujarnya. “Iya, sama-sama, Buk. Nanti jika Sean masih ada keluhan akibat kecelakaan tadi, silakan hubungi saja sajam” balas Daniel.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as oh iyo masa
Read
+Library
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

Ini uangku, Mas Part 49 ( pov Tia / Uang mama ) Pov Tia "Ma, ini uang Mama." Kusodorkan uang seratus lima puluh ribu ke Mama. "Loh, emang kamu nggak jadi beli bajunya?" tanya mama sambil mencuci piring melihatku sekilas. "Nggak, tadi Opa yang beliin, kata Opa, kembalikan uang Mama."
1073.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as oh iyo masa
Read
+Library
Menikahlah, Mas!

Menikahlah, Mas!

Haura Zahra, dipaksa menerima takdir pahit. Ia harus menikah dengan Bara Aditama, pria yang seharusnya menjadi adik iparnya. Di bawah bayang-bayang kewajiban keluarga, Haura pasrah, tak kuasa menolak. Bara mengakui bahwa hatinya tak pernah untuk Haura. Ia telah terikat janji suci dengan wanita lain, Hana, yang mengaku sedang sakit keras. Haura dengan besar hati mengizinkan Bara menikah lagi. Kebohongan demi kebohongan terungkap, menguak tabir gelap sebuah cinta yang terjalin dalam kepalsuan. Siapakah sebenarnya Hana? Haura pun terperangkap dalam pusaran intrik keluarga yang rumit. Bisakah ia bertahan dan menemukan kebahagiaan sejati di tengah badai kehidupan?
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as oh iyo masa
Read
+Library
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Aku memang sengaja menghubunginya untuk meminta bantuan, karena aku yakin bahwa ia bisa mempertemukan kami dengan Mama. "Om, Mira, sudah lama?" tanya Mas Ahmad begitu ia turun dari mobilnya. Ia membawa sebuah kantong plastik yang berisi roti tawar, meises dan juga selai nanas. Plastiknya transparan, jadi aku bisa mengetahui apa isinya. "Lumayan lama," jawabku singkat. Mas Ahmad berdiri di depan pintu, lalu mengetuk pintu tersebut.
1034.8K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as oh iyo masa
Read
+Library
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

“Mas Oppa, Mas..” “Cinta, Mas dan Oppa kan artinya sama. Pakai saja salah satu.” Ujar Adnan, mencoba membenahi panggilan ganda yang diberikan Cinta untuk Nathan. “Loh, enggak.. Menurut Cinta tuh harus disebut dua-duanya, Mas Adnan.”
106.9K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as oh iyo masa
Read
+Library
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

tambahnya penuh penekanan. Maya senior masuk membawa baki berisi alat-alat pendukung layanan ekstrim pesanan Agam. Ada borgol berlapis bulu, penutup mata hitam, dan botol-botol cairan perangsang saraf kulit. "Gunakan ini jika kalian ingin mendapatkan tips tambahan yang sangat besar," ujar Maya.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as oh iyo masa
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status