Tukang Pijat Tampan
"Wah, lumayan jauh itu, Mas. Lewat jalur cepat pun bisa makan waktu."
"Nggak apa-apa, Pak. Saya bayar dua ratus ribu rupiah, tunai, mau nggak? Saya bayar di awal juga boleh." tawar Adit santai.
Mendengar nominal yang disebutkan Adit, wajah si tukang ojek langsung cerah. "Waduh, siap, Mas! Pas bener saya juga mau arah pulang ke kota. Ayo, naik, Mas! Helmnya dipakai."