Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Weni kesal dan mengambil dompet dalam jaket hitamnya. “Tiga puluh ribu jeng.” “Ih mahal amat bang. Ini Jogja bukan Jakarta. Kasih harga itu yang sesuai jangan seenakmu sendiri.” “Jeng, ini sesuai dengan kondisi. Kalau malam tambah mahal.” “Ah ... Nggak nggak ini aku kasih dua puluh ribu.” Weni menyerahkan uang kepada Abang ojek secara paksa. “Kurang to jeng. Sepuluh ribunya mana?”
107.7K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as ojek payung
Read
+Library
Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Entah darimana muncul seorang anak kecil menawarkan Sausan ojek payung. “Ayo, Mbak ojek payungnya... terserah mbaknya bayar berapa...” ucap bocah lelaki berbadan tambun itu menawarkan jasanya. Melihat adik kecil itu Sausan merasa kasihan, lalu terdetik hatinya untuk menggunakan jasa ojek payungnya. “Ayo Tiko... lama kalau nunggu hujannya reda...” ajak Sausan sambil memberikan payung berwarna biru itu pada Tiko.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as ojek payung
Read
+Library
Ojek Dua Alam

Ojek Dua Alam

Dia kembali ke pangkalan ojek dan memarkirkan motornya di sisi kiri. Sandy tidak ambil pusing dengan keadaan pangkalan ojek yang sepi, karena memang jam-jam berangkat kerja para tukang ojek senior tengah sibuk menjadi abonemen alias mengantar jemput karyawan pabrik langganan yang membayar mereka secara bulanan. Belum lama menunggu, seorang ibu-ibu datang dan meminta diantarkan ke pasar. Sandy pun beranjak dari tempatnya dan mengantarkan ibu tersebut ke tempat tujuannya.
901 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as ojek payung
Read
+Library
Suami Bayaranku Ternyata Bos

Suami Bayaranku Ternyata Bos

Mengambil dompetnya lalu mengeluarkan uang. Jona kemudian mengulurkan uang tersebut untuk driver tersebut. “Ini untuk Bapak,” ucapnya. “Tidak usah, Pak. Bapak kan tadi sudah membayarnya tadi lewat aplikasi,” tolak driver ojek dengan sopan. “Iya Pak. Saya tau. Tapi ini bonus untuk Bapak,” ucap Jona. Driver ojek itu sangat senang. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih. Kemudian ia pergi. Sementara Jona kembali ke perusahaan.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as ojek payung
Read
+Library
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

Maaf kalau pagi tadi aku ganggu lagi. Aku cuma mau bilang… lain kali kalau hujan, aku janji nggak bawa payung mahal lagi. Aku bawa payung polos 15 ribu dari Indimaret aja. Biar lo nggak takut dibilang matre 😅 Nadia bengong baca pesan itu. Dia ngetik balas… hapus… ngetik lagi… hapus lagi. Akhirnya dia cuma ketik:
1.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as ojek payung
Read
+Library
Wanita Yang Dicintai Suamiku

Wanita Yang Dicintai Suamiku

Mas Reyhan terkekeh mendengar bualan Nisa, tak lama kulihat ia membantu pengemudi ojek untuk menurunkan koperku dari boncengan motornya. "Terima kasih, Mas Reyhan," ucapnya. Aku segera mengambil dompetku dan mengeluarkan selembar uang berwarna hijau, untuk membayar ojeknya. Sesuai dengan kesepakatan harga yang dimintanya. "Ini uangnya pak, terima kasih atas bantuannya," ucapku sambil menyerahkan lembaran berwarna hijau itu padanya. Tak lama pengemudi ojek itu pun berlalu pergi dari tempat ini.
9.9346.6K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as ojek payung
Show Reviews (23)
Read
+Library
Puput Putri Cemplon
semoga ceritanya tidak selalu bernasib buruk, membuka lembaran baru semoga menjadi bahagia tidak perlu dibikin melo lagi atau terpaksa dipanjang²kan ceritanya dengan derita yang sama melulu...kalo ternyata nantinya punya nasib yg sama lagi fix berhenti baca saya....
Jesi Sanctuary
Wah bagus banget kak Bukunya, semangatt yaa Kak Rira!...️‍...... Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai!... Thank you so much, Kak! Sukses selaluu...🫶🏻
Read All Reviews
Mantan Kakak Iparku, Suamiku

Mantan Kakak Iparku, Suamiku

Amora menyeret koper dengan satu tangan dan tangan yang lain menghalangi wajahnya dari serangan hujan--ya, meski itu tidak efektif sama sekali. Dia hendak membuka pintu taksi tersebut, tetapi tiba-tiba sebuah tangan bergerak lebih dulu mendahuluinya. Saat Amora menoleh, ternyata pria berpayung hijaulah pelakunya. "Kamu mau apa?" tanyanya. Posisi Amora saat ini tepat di samping lelaki itu, jadi dia kebagian terhalang hujan karena payung Giandra. "Ini taksiku," kata pria bermantel kelabu itu.
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as ojek payung
Show Reviews (12)
Read
+Library
lala
fix amora egois, parah bgt.. dia sama jahat! sama kyk reahan.. sorry to say.. perempuan g punya pendirian.. padahal anaknya udah mati ditangan rehan tp aneh bgt dia malah nyeret giandra terus skrng mau minta cerai wow asli.. bye ...
Queen Moon
selamat malam, maaf ada komplen bab kata-kata yang terdobel². Author sungguh menyesal tidak sempat cek tadi karena sudah ngantuk berat. Author minta maaf sekali lagi, dan hanya bisa menyarankan tidak usah buka bab : Pertemuan kedua......
Read All Reviews
Pesona Babang Ojol

Pesona Babang Ojol

Akhirnya aju kembali duduk di halte. Berkali kulihat jam di ponsel, tetapi sepertinya tidak ada tanda-tanda angkutan datang. Seorang wanita di sebelahku akhirnya memesan ojol. Kulihat uang di dalam dompetku, isinya tinggal 5 lembar uang gambar orang membawa piring. Mana cukup buat ngojek? Tidak lama kemudian datang dua lelaki yang turun dari truk. Sepertinya mereka bukan orang baik. Bagaimana ini? Oh Tuhan, selamatkan aku ....
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as ojek payung
Read
+Library
Dosen Kampret itu, Suamiku!!

Dosen Kampret itu, Suamiku!!

“Eh, iya, ya.. Kasihan banget sih kamu, Dek.. Nanti Kak Ceya kasih 10 ribu deh.” “Kok?! Tambahin dong!” sergap Michellion. Rp. 10.000 rupiah kan tidak bisa untuk apa-apa di zaman yang serba mahal ini. Untuk membayar ojek online ke Pos Penjagaan perumahan mereka saja kurang, apalagi digunakan untuk membeli jajanan. “Jangan pelit-pelit, Kak! Ntar kuburannya sempit loh!” “Sialun! Kamu doain Kak Ceya cepet mati?” sembur Kamasea, tampak seperti mama mereka saat marah.
1096.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as ojek payung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status