Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Invitasi

Invitasi

Tami adalah seorang wanita dengan tinggi 155 senti, berat 142 kg. Ia memiliki kebiasaan menggelung rambutnya yang panjang ke atas. Meski sikapnya selalu ragu-ragu dan cenderung pasif, Tami adalah seorang pekerja keras. Pertama kali mengenal Jovita Fabella sekitar 6 tahun lalu, saat Tami masih di kelas XI Sekolah Menengah Atas semester akhir. Kala itu Tami adalah seorang siswa pindahan.
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
CEO Tampan Itu Ayah Putraku

CEO Tampan Itu Ayah Putraku

"Nggak bisa, nggak bisa. Aku harus segera pergi dari sini. Nanta, anggap saja ini tidak pernah terjadi." Dipandanginya pria di sampingnya itu sekilas. Seorang pria asing dengan tubuh luar biasa bagus, terbentuk dengan begitu sempurna seolah memang laki-laki itu rajin berolahraga. Saat Ananta menarik ke atas wajahnya, Ananta tak bisa menampik bila wajah pria itu luar biasa menawan. "Sangat tampan."
1058.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Dendam Dokter Tampan

Dendam Dokter Tampan

tambah Davin meremas bajunya sendiri dengan jemari. Lelaki paruh baya itu melepas kacamatanya, dan menatap Davin. “Kau hanya dikeluarkan, dan tidak akan diproses hukum. Aku rasa semua ini sudah tepat, mengingat kasusmu terlalu berat. Mengedarkan benda terlarang,” ujarnya.
772 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

Wajah tampan serta senyum cerahnya tak berhenti memesona para tamu undangan yang hadir untuk menjadi saksi pernikahan mereka. Lelaki itu mengenakan tuxedo jacket berwarna hitam pekat dengan potongan slim fit. Jas ini memiliki lapel model notch yang dilapisi bahan satin mengkilap, memberikan kontras tekstur yang mewah. Terdapat juga bros dekoratif berbentuk bunga kristal pada lapel kiri dan pocket square berwarna hitam di saku dada.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

ujar Leo Wildson, asisten pria tampan itu yang mengenakan kacamata. Namun, si pria berjanggut tipis itu tidak menanggapi seruan asistennya, terus larut dalam aksi berlari di atas mesin treadmill dengan keringat semakin membasahi seluruh tubuhnya. Leo menyerahkan handuk kecil dan sebotol minuman infus yang terdiri dari berbagai potongan buah kepada tuannya. Pria bermata tajam itu mengelap keringat diwajahnya lalu, berjalan dengan langkah tegap.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Dosa

Istri Penebus Dosa

“Maaf, Mas. Aku—” “Aku mengizinkanmu menyentuh barangku, tapi bukan berarti kamu bisa melihat semuanya!” desis Tama dengan suara tertahan. Lelaki itu menyambar amplop miliknya yang tergeletak di lantai dan sesuatu malah keluar dari lipatannya.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Si Tampan menghampiri Si Kapak yang mulai tersudut di antara tiang layar. "Ah, mari kita beri mereka pelajaran!" Tubuh Si Tampan lebih ramping sehingga dia tampak gesit ketika kembali menerjang musuh. Dia bergantian dengan kawannya untuk sama-sama membubarkan kepungan. Bahkan, lelaki bertubuh sedang itu naik ke tali penyangga tiang layar untuk menjuntai sembari mengarahkan tendangan-tendangan mematikan. Bagi Si Tampan hal demikian tampak mudah karena diawali oleh serangan kapak dari kawannya. Ketika musuh kehilangan konsentrasi maka saat itulah serangan susulan dilakukan.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

tanya Handoko kecewa. 'Dasar tua bangka. Sekarang dia perhitungan setelah setiap saat mencumbuiku? Padahal alat vitalnya juga kecil, malah nggak ngaca. Dia pasti tidak bisa mencari perempuan untuk melayaninya karena tidak percaya diri dengan ukuran tongkatnya sehingga hanya mau bermain denganku. Padahal aku sudah bosan setengah mati!' sungut Tamara kesal.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Dosen Tampan

Sugar Baby Dosen Tampan

Tok tok tok Febi langsung membuka pintu, ia bisa melihat sosok tampan berdiri di depannya sambil mengulas senyuman lebar. “Sayangg.” Panggilnya, ia merentangkan kedua tangannya, ingin memeluk Febi. “Ya ampun, aku kangen banget sama kamu, Yang..” ucap Samuel sambil mengecup pipi Febi, ia kembali memeluk gadis itu dengan sangat erat. Entah bagaimana membayangkan rasa rindu yang membelenggunya selama ini. Ia sungguh sangat merindukan Febi..
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

tanya Pak Darmawan sambil menepuk bahu Adit dengan keras, hampir membuatnya terhuyung. "Siap, Pak," jawab Adit refleks, mencoba menyembunyikan kegelisahannya. "Bagus! Sekarang perhatikan baik-baik…" Pak Darmawan menunjuk ke arah sudut arena yang berlawanan dengan kelompok Banteng Merah. "Di arah sana, lihat itu. Pak Hermawan, yang memakai topi seniman itu. Nah, di belakangnya ada pemuda berkaos putih. Tubuhnya setara denganmu, tinggi, berotot, tapi kelihatan lincah. Dia dari Thailand. Ahli Muay Thai Boxing. Pernah menang tujuh pertarungan berturut-turut di sini. Dia akan menjadi lawanmu nanti," jelas Pak Darmawan panjang lebar.
10579.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.4K kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status