Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Skandal CEO

Jerat Skandal CEO

Perintah itu meluncur rendah, namun sarat ancaman. Nico mengangguk patuh. Kemudian menjalankan tugasnya kembali. Reno menatap luasnya hamparan kota dari atap gedung yang menjulang tinggi. Angin begitu kencang berhembus. Tapi pikirannya malah dipenuhi suara Erika. Pria itu mengacak kepalanya sendiri. "Sial," umpatnya pelan. **
362 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as ono eriko
Read
+Library
Istri Kecil Kesayangan Bos Arogan

Istri Kecil Kesayangan Bos Arogan

Kenzo mendekat lagi, dan hendak meraih tangan Erica, tetapi Erica tidak membiarkan Kenzo menyentuhnya. “Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu!” Kenzo terkejut dengan mata merah. “Erica, apa sekarang aku begitu menjijikkan di matamu?” “Ya, kamu adalah kuman dan penyakit yang harus dibasmi. Jadi, tolong jangan cari aku lagi. Aku sudah bahagia dengan Leonel. Cepat atau lambat, kamu juga harus memanggilku Bibi kecil!” jawab Erica melangkah pergi.
10103.9K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as ono eriko
Read
+Library
Tawanan Mafia Perkasa

Tawanan Mafia Perkasa

tanya Karin dengan suara gemetar. "Kamu akan aku serahkan kepada muc1k4r1 tersohor di negara ini, aku yakin kecantikanmu bisa menghasilkan uang yang cukup banyak untukku." ujar Eriko dengan nada dingin dan rencana itu tentu membuat Karin menangis tersedu-sedu.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as ono eriko
Read
+Library
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

teriak Erna panik. =================
1022.5K viewsOngoingAdded to Library 741 Times as ono eriko
Read
+Library
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

'Eris ada di mana? Ewan berpikir sejenak, lalu berkata, "Michiko, tanyakan, siapa orang ini? Kenapa dia di sini? Dan mayat-mayat kering di luar itu bagaimana? Kenapa dia ingin membunuhmu?" Michiko mulai menanyakan pria paruh baya itu. Tiga menit kemudian, Michiko berkata, "Namanya Ichiki, seorang pembuat spesimen. Tempat ini adalah studionya. Dia bilang mayat-mayat di luar adalah spesimennya."
9.51.1M viewsOngoingAdded to Library 26.1K Times as ono eriko
Read
+Library
Euforia

Euforia

Dan disinilah mereka sekarang, di warung kecil yang untungnya ada berjualan makanan berat, karena perut keduanya sudah dilanda keroncongan sejak tadi. Nindi mengambil semangkok mie yang disodorkan kepadanya, lalu menatap Eiden dengan tatapan dalam. "Hei, Poseidon." Eiden menatap tak percaya, ternyata Nindi masih saja menamainya dengan sebutan Poseidon. Tak mau kalah, Eiden menjawab, "Apaan, sih? Dasar tikus got." Bola mata Nindi membulat, "APA? TIKUS GOT?!" tangannya refleks menggebrak pelan meja.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as ono eriko
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status