Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Elena

Elena

kata Bu Yuri. Ketika dia lihat nama pemanggil di hape nya , ekspresi wajahnya berubah dari senang jadi penuh curiga. " Lho, siapa ini yang menelpon? Bu Yuri penuh tanya. "Handi?" Ia berusaha mengingat sesaat nama itu. Tak berapa lama , akhirnya ia ingat, siapa Handi. " Yah, aku ingat Handi, teman Elena dari Bandung itu. Dia seorang duda muda, teman sekantornya. Lebih baik aku angkat telponnya sekarang." Ucap Bu Yuri.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Nisan Retak

Nisan Retak

Saat Amira mendekati meja wanita itu, ia dapat merasakan ketegangan yang menggelantung di udara. Wanita itu, yang memperkenalkan dirinya sebagai Erika, tampak gelisah saat Amira mulai bertanya lebih dalam tentang proyek jalan raya yang melintasi desa mereka. Erika memandang sekeliling ruangan sebelum akhirnya berbicara pelan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Dia tak mengenali gadis itu. Gadis itu terlihat meringis malu, kemudian menggaruk belakang kepalanya yang Arinda yakin tak gatal sama sekali. "Saya Morie, Nona. Pelayan di rumah ini, tadi Lady yang menyuruh saya untuk menemani Nona. Takut-takut jika Nona sadar dan membutuhkan sesuatu." jelasnya, kembali memasang senyum di bibirnya. Arinda ber-oh-ria dalam hati. Dia tahu sekarang. Kemudian, Arinda baru menyadari jika salah satu telapak tangannya juga diinfus.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

" Woi minggir cari mati lo " Rania mengerjap, tunggu sial kenapa dia tidak sadar jika sekarang tengah berada di tengah orang tawuran. Dia takut, bunda tolong. Rania memejamkan matanya sampai merasakan jika seseorang menariknya. ....... Sedang asik melawan geng Lexo, geng lexa dikagetkan dengan Teriakan Riko, musuhnya. " Woi minggir, Cari mati lo "
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Perasaanku campur aduk. “Saudara Raka Naufal Bagaskara bin Wira Bagaskara, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Raina Ishika Ryder dengan maskawin seperangkat alat salat, dan perhiasan emas 10 gram dan uang satu juta rupiah dibayar tunai.”
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
DUDA KHILAF

DUDA KHILAF

Pinta Kenari dengan pisau yang sudah tergenggam kuat di tangannya. "Nggak!" Kekeuh Isna dengan langkah mundur. Melihat Kenari memegang pisau, perasaan Isna jadi tidak enak. "Jangan membuatku marah Isna!" Ucap Kenari lagi yang langsung mengacungkan pisau di tangannya ke depan. Tepat ke arah Isna. "Mba mau ngapain?" Tanya Isna semakin panik dan takut. Kenari menyeringai. Sebuah senyuman miring terbit di wajah cantik wanita itu. "Aku akan melenyapkanmu seperti aku melenyapkan Kinara dahulu!" Gumamnya sinis.
10116.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Khai melepas kacamatanya, lalu menyandarkan punggung ke kursi kebesarannya. Matan Khai yang tajam kini tertuju sepenuhnya pada Erina. Bukan sebagai mahasiswa yang sedang diawasi. Melainkan sebagai seseorang yang baru saja berani menantang arus komunikasinya. Erina tidak berkedip. Ia tetap mempertahankan senyum misteriusnya. Dia menyadari bahwa ia baru saja berhasil melakukan sebuah distraksi yang sempurna. Ia ingin Khai tahu bahwa ia bukan sekadar "bayangan" atau "penyampai pesan" bagi Maorielle.
825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Berarti ia harus mengimbanginya dengan sikap formal juga. Kamu sekarang sedang tugas, Ra. Tunjukkan profesionalitas dirimu. "Ibu Erna mengalami beberapa luka sabetan akibat sajam di punggungnya. Ada daging tangan yang terkoyak juga. Kemungkinan besar Bu Erna berusaha menangkis sajam dengan cara menggenggamnya. Ada beberapa luka sayatan di lengan dan juga kepalanya," jawab Keira lancar sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
1091.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai erina nakiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status