Om Tom, Kekasih Gelapku
Aku berdoa untuk dia bangun, aku berkata dalam sunyi, “Bangunlah. Tolong.”
Dan entah keajaiban apa yang terjadi, jantungku berdetak kencang dan mataku berkaca-kaca saat melihat pergerakan di dalam sana. Kepalanya yang terperban itu bergerak. Lalu mata minus ku ini, ya aku sedang tidak memakai kacamata, aku lupa di rumah. Mataku walau kurang jelas aku bisa melihat dalam kegelapan ruangannya yang samar itu Thomas Archer membuka mata.
Aku segera berlari mencari perawat dan saat kudatapatkan satu perawat aku begitu bersemangat mengatakan, “T … Tom. Om Tom membuka mata di kamar dua belas.”