Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tragedy of Love indonesia Version

Tragedy of Love indonesia Version

Pipi yang biasa diberi perona kini polos tanpa warna apa-apa, bahkan bedak pun tidak menghiasi. Di ruang tamu, aku melihat tiga orang Polisi sedang duduk dengan tegapnya. Dari badge di pundak, dapat kulihat pangkat mereka di mana salah satu di antaranya adalah perwira pertama—mungkin komandan dari dua lainnya yang memiliki pangkat lebih rendah. Tidak ada pembicaraan di antara mereka, semua tampak begitu serius meski sesekali sang perwira menatap jam yang melingkar di tangannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as pak polisi
Read
+Library
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

“Nah, sekarang kamu itu pedagang apa?” “Nggak tahu, Pak.” “Kamu maen-maen sama saya?” Polisi tua itu berdiri dan memukul wajahku menggunakan gagang pistol. “Dengerin, ya! Ini tuh kantor polisi! Meskipun temanmu banyak yang preman, tapi kamu harus menghormati tugas dari seorang polisi. Polisi itu dijaga sama negara. Kalau kamu berani melawan polisi, berarti kamu sedang melawan negara. Kalau kamu melawan negara, berarti kamu PKI. Paham?”
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as pak polisi
Show Reviews (13)
Read
+Library
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Read All Reviews
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

Apa maksudnya? "Dasar!! Polisi mana ada yang benar!! Mereka benar hanay tertutup seragam, tidak jauh dengan preman. Bedanya seragam mereka menutup keburukan dan semakin di hargai. Itu saja. Masalah akhlak, toh sama saja, mereka juga suka pakai perempuan malam, mabuk -mabukkan di kafe. Brengsek memang!!" gerutu Pinka tak terima.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as pak polisi
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Jakarta, tahun 2022 Sore itu sebuah mobil memasuki sebuah pelataran sebuah rumah bertingkat dua lantai. Walaupun Rumah itu sedikit minimalis tapi terlihat sangat elegant. Seorang Lelaki muda berpakaian Polisi keluar dari dalam mobil. Pria berusia sekitar tiga puluh lima tahun berparas tampan dengan kumis tipis dan berambut cepak. Lalu terdengar pintu depan rumah itu terbuka nampak Dua Anak Laki -laki kecil berusia balita, Sedangkan satunya berusia kurang lebih empat tahun berlari menghampiri Pak Polisi.
7.6K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as pak polisi
Read
+Library
Kakak Gangster, Adik Polisi

Kakak Gangster, Adik Polisi

Perintah polisi itu. Polisi itu mulai curiga karena Gala mencoba mengelak dari apa yang dia katakan. Sampai akhirnya Ga memilih untuk membuka pintu belakang truk itu. Dan memang benar, isinya hanya barang makanan segar, membuat polisi itu segera memperbolehkannya melanjutkan perjalanan.
9.86.2K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as pak polisi
Read
+Library
Young Single Mom

Young Single Mom

titah Farhan penuh penekanan. "Bentar Pak! Sebelumnya saya mau memastikan apakah kalian benar dari POLDA?" tanya Lula penuh selidik, sebab mereka datang tanpa seragam Polri. Dalam pikirannya ada sedikit curiga, jangan - jangan mereka preman yang menyamar atau penjahat yang menyamar sebagai polisi gadungan. "Kami polisi optional Mba, kami memang tidak berseragam saat bertugas, tenang Mba Lula tidak usah khawatir." sambil menunjukkan tanda pengenal mereka.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as pak polisi
Read
+Library
MENAGIH HUTANG DENGAN TOA MASJID

MENAGIH HUTANG DENGAN TOA MASJID

Suara ayam berkokok masih bersahutan dari kejauhan, tetapi di gang kecil tempat keluarga Dewi dan Desi tinggal, ketenangan itu mulai tergeser oleh langkah-langkah berat bersepatu bot hitam. Tiga mobil polisi berhenti serempak. Pintu-pintu terbuka bersamaan, dan lebih dari sepuluh petugas turun, berseragam lengkap dengan senjata dan surat perintah. Seorang perwira muda menggenggam map merah marun dengan lambang negara yang mencolok di atasnya. Di belakangnya, seorang pria paruh baya berjas cokelat dan mata tajam ikut turun—Om Handoko.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as pak polisi
Read
+Library
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

puji Aldan pura-pura. “Papa hanya berusaha menjadi polisi yang amanah.” Setiap jawaban yang dilontarkan Hendrawan, semakin membuat Aldan gemas ingin merobek mulut pak Tua yang penuh dengan kepalsuan. Namun, saat ini Aldan harus tenang dan menahan emosinya. “Emm selama jadi polisi, pernahkah Papa mendapat perlawanan atau sebuah teror dari Penjahat?” “Perlawanan dan teror itu sudah biasa bagi polisi. Yang jelas polisi pasti menang. Kami tidak membiarkan celah sedikitpun pada kejahatan.”
8.436.7K viewsOn holdAdded to Library 991 Times as pak polisi
Read
+Library
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

“I love you too. Baik-baik di Amerika ya, Boo. Jangan lupa buat tepati janjimu untuk belajar tentang Islam.” “Iya. Aku janji.” Telepon pun kumatikan. Kuserahkan kembali ponsel kepada Pak BB yang kini tengah berbincang-bincang dengan tiga orang polisi tersebut. “Sudah siap untuk berangkat ke kantor polisi, Zulaika?” tanya polisi botak yang hari ini mengenakan jaket kulit warna hitam dan sepatu boot mengkilap yang super mentereng tersebut.
1065.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pak polisi
Read
+Library
Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

“Kalau memang itu pilihanmu, Ibu akan selalu dukung. Ibu cuma nggak mau kamu terluka.” Belum sempat Alisya menjawab, suara motor berhenti di depan rumah. Tak lama kemudian, pintu terbuka dan Dhimas masuk dengan seragam polisinya yang masih melekat, menenteng sebuah kotak besar. “Assalamualaikum!” suaranya lantang, penuh percaya diri. “Waalaikumsalam,” jawab ibu Alisya sambil tersenyum sopan. “Eh, nak Dhimas. Dari mana? bawa kotak besar banget?”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as pak polisi
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status