Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Sebab Cinta Ditolak

Bukan Sebab Cinta Ditolak

titah suara ketiga masih di ujung telepon. "Baik Bos." Hening lagi untuk beberapa waktu, Johan masih sabar menunggu sambil terus memperhatikan detik demi detik dari rekaman itu berjalan. Dua puluh menit berlalu terdengar suara seseorang memanggil, “Yono, Seno, di-mana kalian?" "Di sini, Pak!" jawab suara kedua. Johan mencatat di buku kecilnya, "Terduga dipanggil dengan sebutan ‘Pak’."
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 57 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

sambungnya tanpa basa - basi. "Eng- enggak mau nanya gue Lun. Btw... Maaf yah untuk soal yang tadi, karena gue udah ngatain lo," ungkapnya dengan nada bersalah. "Nggak papa, lagian lo nggak sengaja kok. Jadi, santai aja," balas pria yang bernama Kenzo sambil menatap teman Aluna. "Makasih," Sudah setengah jam berlalu, tapi masih saja tak hentinya teman Aluna silih bergantai menjenguknya. Kalau diperhatikan, malah semakin banyak pula yang berdatangan.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 269 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
Jangan Panggil Aku Gembul

Jangan Panggil Aku Gembul

Dan setelah memutuskan hubungan ponselnya, Handoko segera melakukan panggilan ke beberapa bodyguard untuk menambah tugas mereka. Sementara di kantor. "Hem...rupanya kau masih ingin main-main denganku," ucap Anggoro bermonolog. Dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi istrinya. "Halo Hon, udah sampai?" tanyanya. "Sudah Pa, baru aja nyampe. Tadi ke pasar dulu beli stock makanan," ucap Jenny. "Oh ya sudah. Nanti kalau mau kemana-mana jangan sendirian ya. Minimal ada anak-anak yang nemani," ucap Anggoro.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 109 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
NIKAH? TAPI BOHONG!

NIKAH? TAPI BOHONG!

Saat itu, ponsel Sitta kembali berdering, namun kali ini pesan yang masuk ke ponselnya dari nomor tak dikenal yang minggu lalu mengirim pesan nyasar padanya dan mengira dirinya adalah wanita penghibur. Sitta memang tidak menghapus nomor itu dan malah menyimpannya dengan nama "PMO" di ponselnya. PMO Hai, apa kabar? Masih ingat nomor saya, kan? Bisa kita bertemu hari ini? Bangkit dari rebahannya di ranjang, Sitta ternganga membaca isi pesan lelaki itu. Gila, beneran nih dia ngajakin gue ketemuan? Perasaan kemarin-kemarin gue coba hubungin nih nomor udah nggak pernah aktif deh.
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 114 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

Balas Jeno menatap Tita tanpa berkedip. “Kenapa?” tanya Tita sambil lalu, jarinya menambahkan pesanan Jeno dan Narendra pada daftar orderannya. Belum sempat Jeno menyahut, terdengar dering ponsel yang asing di telinga. Jeno dan Tita celingukan mencari asal suara. “Siapa nih yang nyalain hape?!” seru Fotografer yang terganggu mendengar nada dering yang nyaring itu.
10157.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.5K Beses bilang panggilan jeno dari member
Ipakita ang mga Review (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Basahin ang Lahat ng Review
The Arc: Elenio

The Arc: Elenio

Dia menekan tombol panggilan cepat dan menunggu Jo mengangkat telepon di ujung sana. “Aku sibuk,” adalah sapaan Jo begitu dia mengangkat telepon. “Satu menit,” sahut Gemma, cepat. “Temanmu semalam. Nero. Iya atau tidak?” “Apa?” suara Jo melengking di akhir dan Gemma bisa membayangkan kedua alis Jo yang bertaut dan kedua matanya yang memicing penuh tanya. “Apa yang sedang kau lakukan?”
1013.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 438 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

jawab Soni terbata. “Iya. Bukankah kita temenan udah lama? Kan wajar kalau manggilnya begitu? Kamu setuju kan?” ucap Shasa yang kini telah membuka kedua matanya. Soni masih berpikir tentang 'aku kamu', karena biasanya panggilan itu digunakan oleh pasangan, bukan untuk temenan. Apakah ini pertanda kalau Shasa punya perasaan lain selain teman? Shasa dengan begitu percaya diri, membuka netranya dan menatap balik wajah Soni yang kini tengah menatap ke bawah di mana dirinya berada.
108.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 239 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

Sebanyak tujuh kali missed call telah kudapati, dan itu berasal dari nomer ibunya Aisy. “Mengapa beliau menelponku malam-malam, pasti ada yang tidak beres nih.” Batinku yang membuatku merasa gugup dan penasaran. “Halo Assalamualaikum. Ada apa ya buk?” ucapku saat menelepon balik ke nomer beliau. “Aldi, cepat kamu ke sini nak, kondisi bapak sangat kritis malam ini.” pinta beliau yang membuat detak jantungku berdetak begitu cepat.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
The Lost Mafia

The Lost Mafia

Gerrald menjawab panggilan teleponnya, ternyata Jenny yang menghubunginya. Gerrald : “Baiklah Jenny, kirim saja melalui emailku” Jenny : “Okey, kau tahu kan apa yang harus kau lakukan?” Gerrald : “Aku mengerti, kau bisa menyerahkan semua padaku” Jenny : “Anggota pasukan khusus memang yang terbaik”
109.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 289 Beses bilang panggilan jeno dari member
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status