JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN
Jadi, dari sisi manapun akulah pemenangnya!
Namun, alih-alih membiarkan panggilan itu, aku malah mengangkatnya. Jujur, aku penasaran juga dengan apa yang terjadi pada mereka.
“Bagaimana kencanmu?” sindirku.
“Kencanku? Argh! Berantakan! Kamu tahu, tetanggamu itu ternyata sudah punya pacar baru! Hah, percuma aku beli lukisan keduanya yang seharga seratus juta kalau dia bahkan enggak tertarik padaku!”