Suamiku Jadul
“Hahaha, iya, juga ya, Bang,’ kata Bang Firman. Saat itu kami lagi duduk mengamati orang yang ramai memancing.
Kak Kasih sudah membuat bumbu ikan panggang. Adikku Cinta dan Sayang mengambil sayur.
Sore sekitar jam lima, orang sudah mulai berpulangan. Di pintu masuk sudah ada dua karyawan kami yang menimbang ikan hasil tangkapan pemancing. Mereka hanya bayar 12 ribu per kilo, ikan jenis Nila. Biasanya kami jual 24 ribu, karena masa promo diskon lima puluh persen.
Tiga Abang iparku yang terakhir keluar dari area kolam. Mereka bawa ikan yang sangat banyak. Ketika melewati pintu, karyawan kami mintak ditimbang. Terjadi keributan.