BENALU
” perintah Papi.
[Iya, Pak] jawab Pak Hadi. Kemudian menyodorkan gawainya kepadaku. Aku segera meneirmanya.
[Iya, Pi,] ucapku memulai pembicaraan.
[Ga, kalau ibumu nggak ketemu-ketemu, kamu balik ke sini dulu saja, kasihan Martina, nanti biar Papi nyuruh orang buat nyari ibumu, kalau nggak gitu, kita minta CCTV rumah sakit ini,] ucap Papi. ‘CCTV Rumah Sakit? Kenapa aku nggak kepikiran dari tadi?’ lirihku dalam hati.
Hot Chapters