Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Sekarang saja hati Rachel sudah berbunga-bunga, berjalan dari toko kuenya hingga restoran rasanya seperti tidak menapak seakan dua cupid menariknya terbang hingga sini. “Makasih ya kemarin udah anter Mama pulang.” Aarash tersenyum menanggapi. “Kemarin ketemu Papa Kenzi, hari sabtu nanti aku sama Papa mau survey tempat untuk resto barunya di Puncak.” Informasi tersebut membuat Rachel mengerjap beberapa kali, bukan bagian Aarash yang akan survey tempat bersamanya Papanya tapi juga pria tampan yang bukan siapa-siapa di depannya itu memanggil Papa Kenzi dengan sebutan Papa bukan Om seperti yang seharusnya.
1059.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as papa hoki
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Jari telunjuknya mengusap tombol hijau ke atas dan menyalakan pengeras suara, dia tidak melihat nama si penelpon itu karena masih terasa sangat mengantuk. “Halo, siapa?” tanya Trisha diakhiri dengan menguap lebar. “Gue cuma beri lo waktu lima belas menit!” Pip! Sambungan telepon langsung terputus tanpa menunggu wanita gemuk itu bicara. Trisha yang merasa tidak asing dengan suara itu pun membuka matanya kembali, dia masih belum mengingat karena rasa kantuknya yang berat.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 400 Times as papa hoki
Read
+Library
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

Bricia menahan tawa melihat ekspresi Papanya yang masih berusaha mencerna informasi itu. “Siapa?” tanya Eric datar. Feli dan Bricia saling pandang sebentar, lalu tersenyum singkat. “Pa…” Feli mencoba tersenyum manis. “Namanya siapa, Fel?” potong Eric tegas. Feli menelan ludah. “Bang Harry.” Seketika suasana hening. Eric menyipitkan mata, ia menatap Feli tajam. “Bukannya kemarin waktu Papa tanya kalian pacaran, dia nolak? Terus sejak kapan dia suka sama kamu?”
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as papa hoki
Read
+Library
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Besok pagi ia harus segera pergi dari rumah Mommy, berada di sini membuat tekanan darahnya naik. Bencinya kepada Mommy bertambah sekarang setelah beliau menuduhnya melakukan cara licik dan kejam untuk menarik perhatian Augusta Maverick-ayah kandungnya yang kini tengah melambung namanya di Negri Paman Sam sebagai pengusaha sukses. Kenzo mendengkus geli, sepertinya kerja keras dirinya sebesar apapun dengan cara memimpin banyak perusahaan di Indonesia tidak akan bisa menyaingi Augusta Maverick di Amerika sana.
1089.5K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as papa hoki
Read
+Library
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Aku mensejajarkan diri dengannya. Kepala anak itu mendongak, "Gio sedih, Papah gak sayang sama Gio!" Aku memandangnya setengah terkejut, walaupun otakku refleks teringat ke ucapan Dewa tadi pagi yang bilang dia lupa menghubungi Gio. "Kenapa kok Gio ngomong gitu?" tanyaku. Gio menunduk sedih, "Semalam Papah janji mau nelepon, tapi enggak. Sebelumnya Papah juga gak inget kalau udah janji sama Gio makan bareng," lanjut Gio.
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as papa hoki
Read
+Library
DUDA PILIHAN PAPA

DUDA PILIHAN PAPA

Ashiqa pun mencoba permainan dance dan Rama hanya mengamati dari jauh gerak lincah istrinya yang menginjak tombol di papan arena. “Lagi nungguin siapa Mas?” tanya seorang bapak-bapak di sebelah Rama. “Istri saya Pak.” Jawabnya dengan singkat, matanya masih mengawasi Ashiqa yang masih melanjutkan level permainannya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as papa hoki
Read
+Library
Handa

Handa

"Papa sayang Handa." Handa mengangguk pelan tersenyum memandangi wajah pria paruh baya di depannya. "Kau sangat mirip dengan mamamu." Gunadi menatap wajah Handa dengan saksama, senyum yang tersungging seakan mengingat masa lalu yang indah. Handa terkejut dengan ucapan Gunadi "Baru papa yang bilang kalau Handa mirip mama, kebanyakan orang bilang Handa lebih mirip papa."
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 864 Times as papa hoki
Read
+Library
Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

“Apa? Aku nggak bisa minta dia bayar gaunku.” “Oh, tentu saja bisa. Dia yang menyeretmu ke dalam hubungan pura-pura ini.” “Aku setuju.” “Tetap saja.” “Aku bisa beli bajuku sendiri.” "Kamu bisa." Dia menyilangkan tangannya. "Tapi kenapa kamu harus melakukannya?" "Claudia." "Kalau Tuan Kapten Hoki ingin pacar palsunya terlihat meyakinkan di hadapan para donatur dan petinggi universitas, maka Tuan Kapten Hoki bisa membiayai ilusi itu."
293 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as papa hoki
Read
+Library
Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

“Ada apa, Sayang? Kenapa kamu bisa sama Papa sekarang?” Bukannya Figo pergi menemui Ivara? “Papa jemput aku barusan, Ma.” Shopie terdengar riang. “Sekarang kita lagi mau beli pizza. Papa telepon Mama soalnya nggak tahu Mama pengennya pizza varian apa.” Sora terperangah. Otaknya seketika terasa kosong, hitam seperti layar komputer yang hank. Figo menjemput Shopie?
1093.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as papa hoki
Show Reviews (28)
Read
+Library
이다 아프리야니
Pasangan yang bekerja dan punya karir masing2, memang butuh 'energi' lebih untuk memanage pernikahannya, apapun alasan pernikahan itu terjadi, dan anak adalah bagian yg harus 'diberi' perhatian tersendiri diantara waktu dan emosi yg tersisa. Gak pake ada yg pass away ya thor
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman. judulnya "Di antara suamiku dan sahabatnya: Rahasia di balik kehamilanku." Premis: ttg istri yang kesepian karena suami dingin workaholic lalu datang sahabat suami yang pengertian
Read All Reviews
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Tangan kanannya menyanggah dagu, sementara tangan kirinya mengusap layar ponsel. "Halo, Chika, di mana kamu?" Papa menghubungi anaknya yang tadi sempat tidak aktif. Bagaimana tidak, dia fokus dengan nomor barunya. "Ya udah, Papa tunggu!" Kemudian dia mematikan sambungan telepon. Papa menghela napas kembali. Kemudian matanya tertuju ke arah Pram. "Kamu yakin kalau yang meracuni adalah Chika?" tanya papa.
1085.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as papa hoki
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status