Takdir Cinta Dokter Jiwa
Dia harus pulang!
“Wah, lo akhirnya ambil coklat dari Dokter Bella, Kai? Dalam rangka apa, dah? Ucapan maaf karena kemarin hampir mencelakai doi?” Tepukan keras terasa di bahu Kaisar bersamaan dengan cerocosan terkejut terdengar. Satu-satunya pasien di ruang Merpati yang seumuran dengan Kaisar dan tidak memiliki gangguan jiwa apapun. Namanya, Rafael. Sama-sama mahasiswa seperti dirinya, tetapi yang membedakan adalah, Rafael masuk ke dalam RS. Jiwa dikarenakan menghindari hukuman penjara setelah hampir ketahuan memperkosa pacarnya sendiri.
Kepala yang tengah berpikir berat itu mengangguk. Lantas, Kaisar mematahkan sebuah batang coklat tersebut menjadi dua bagian lalu memberikannya kepada Rafa
Hot Chapters